DKI Jakarta – Inter Milan melakukan penutupan Turnamen Italia musim 2025/2026 dengan hasil imbang 3-3 kontra Bologna pada pekan ke-38 dalam Stadino Renato Dall’Ara, Hari Sabtu (23/5).
Dikutip dari laman Kejuaraan Italia, Inter sempat unggul lebih tinggi dulu melalui Federico Dimarco. Namun, Bologna membalikkan keadaan lewat Federico Bernardeschi, Tommaso Pobega, serta gol bunuh diri Piotr Zielinski.
Tim tamu akhirnya mampu mencegah kekalahan berkat gol Francesco Pio Esposito lalu Andy Diouf.
Meski gagal meraih kemenangan, hasil yang dimaksud tidaklah memengaruhi tempat Inter yang digunakan telah dilakukan melakukan konfirmasi gelar kejuaraan juara Kompetisi Italia musim ini dengan koleksi 87 poin.
Sebaliknya, Bologna harus menelan kekecewaan sebab finis pada peringkat kedelapan dengan 56 poin serta gagal mengamankan tiket ke Turnamen Conference musim depan.
Pada laga tersebut, Bologna secara langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Baru tiga menit laga berjalan, Jonathan Rowe menusuk dari sisi kiri serta mengurangi tembakan yang mana masih mampu diblok Yann Bisseck.
Inter mampu membuka keunggulan pada menit ke-21. Dimarco mencetak gol lewat tendangan bebas spektakuler dari luar kotak penalti yang dimaksud meluncur ke pojok kanan menghadapi gawang serta tak mampu dijangkau Lukasz Skorupski.
Keunggulan Nerazzurri cuma bertahan singkat. Pada menit ke-25, Bernardeschi menyamakan kedudukan berubah menjadi 1-1 pasca menyambar bola muntah di dalam kotak penalti dengan sontekan kaki luar yang tersebut mengarah ke sudut bawah gawang.
Tekanan kelompok tuan rumah akhirnya membuahkan hasil mendekati turun minum. Pobega menyebabkan Bologna unggul 2-1 pada menit ke-42 lewat tembakan keras dari depan kotak penalti yang digunakan sempat mengenai Petar Sucic sebelum masuk ke gawang Inter.
Bologna melanjutkan kesempatan positif selepas jeda. Baru tiga menit sesi kedua berjalan, Jonathan Rowe melakukan penetrasi dari sisi kiri serta mengirim umpan ke Juan Miranda yang digunakan berujung gol bunuh diri Piotr Zielinski ketika berjuang menghalau bola. Poin berubah bermetamorfosis menjadi 3-1.
Pelatih Inter, Cristian Chivu merespons situasi dengan melakukan tiga pergantian sekaligus, diantaranya menantang pergi dari Lautaro Martinez, Nicolo Barella, kemudian Federico Dimarco untuk menyegarkan permainan.
Inter mulai bangkit memasuki pertengahan fase kedua. Pada menit ke-64, Andy Diouf melakukan aksi individu yang dimaksud berakhir dengan bola membentur tiang, setelah itu bola pantul disambut Francesco Pio Esposito untuk memperkecil ketertinggalan berubah menjadi 2-3.
Gol yang dimaksud menghidupkan kembali permainan Inter. Mereka pun lebih banyak agresif, sementara Bologna perlahan kehilangan kendali dalam lini tengah.
Setelah beberapa prospek tercipta, Inter akhirnya menyamakan skor pada menit ke-86. Luka Topalovic mengirim umpan terobosan matang untuk Andy Diouf yang digunakan lolos dari kawalan sebelum melegakan sepakan keras ke atap gawang Bologna.
Bologna gagal mencetak gol tambahan di dalam sisa pertandingan. Hasil 3-3 bertahan hingga peluit panjang wasit dibunyikan.











