Real Madrid tidak menang dalam 4 dari 8 laga terakhir yang dimainkan di kandang lawan.
Real Madrid berbekal kebiasaan istimewa dalam laga-laga La Liga yang digelar pada hari Jumat, namun pada saat yang sama mereka mengalami kemerosotan hasil di kandang lawan.
Tim Kerajaan akan bertandang ke markas Real Betis, malam ini Jumat, dalam lanjutan pekan keempat La Liga.
Menurut statistik jaringan “Opta”, Real Madrid tengah menjalani rangkaian laga terpanjang dengan selalu mencetak gol dalam pertandingan yang digelar pada hari Jumat di La Liga, yakni 10 laga beruntun (7 kemenangan dan 3 hasil imbang), yang bermula dengan kemenangan 3-0 atas Deportivo La Coruna pada 2002.
Namun, Real Madrid kalah dalam 3 dari 8 laga tandang terakhirnya di La Liga (4 kemenangan dan satu hasil imbang), yang berarti lebih banyak kekalahan dibandingkan total kekalahan mereka dalam 17 laga tandang sebelumnya di kompetisi tersebut (12 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 2 kekalahan).
Di sisi lain, Real Betis tidak terkalahkan dalam 18 laga terakhirnya yang dimainkan pada hari Jumat di La Liga (11 kemenangan dan 7 hasil imbang), yang merupakan rangkaian terpanjang mereka tanpa kekalahan di kompetisi tersebut pada hari tertentu dalam sepekan.
Real Betis juga tidak terkalahkan dalam 12 laga kandang terakhirnya di La Liga (7 kemenangan dan 5 hasil imbang), setelah meraih kemenangan dalam empat laga terakhir mereka.
Tim ini belum pernah meraih 5 kemenangan beruntun atau lebih di kandang sendiri pada La Liga sejak Oktober 2022, ketika mereka mencapai 6 kemenangan beruntun.
Duet emas
Di sisi lain, duet Real Madrid, Jude Bellingham (dua gol dan dua assist) dan Kylian Mbappe (4 gol), menjadi duet pemain Real Madrid pertama yang masing-masing berkontribusi dalam 4 gol selama 3 laga pertama sebuah musim di La Liga sejak musim 2018-2019, saat Gareth Bale dan Karim Benzema mencatatkan angka yang sama dengan 4 kontribusi untuk masing-masing.
Sementara itu, Cucho Hernandez, penyerang Real Betis, mencetak gol dalam dua dari 4 laga terakhir yang dijalaninya sebagai starter melawan Real Madrid di La Liga, di mana ia menjebol gawang lawan dengan seragam Huesca pada Maret 2019, lalu dengan seragam timnya saat ini pada Januari lalu.
Adapun Manuel Pellegrini, pelatih Real Betis, meraih hasil imbang dalam 11 dari total 27 laga yang dijalaninya melawan Real Madrid di La Liga (4 kemenangan, 11 hasil imbang, dan 12 kekalahan), yang merupakan jumlah hasil imbang terbanyak yang diraih pelatih asal Chile itu melawan satu lawan yang sama di kompetisi tersebut, sama dengan catatannya melawan Sevilla (11 hasil imbang).










