Kylian Mbappe mencetak hat-trick brilian untuk membantu Real Madrid mengamankan kemenangan 4-1 atas Real Sociedad di La Liga. Kemenangan meyakinkan itu menandai kembalinya Jose Mourinho ke Bernabeu dengan sukses sebagai manajer baru, yang memuji rasa lapar luar biasa dan etos kerja tanpa henti dari penyerang bintangnya setelah sempat ada momen menegangkan singkat pada babak pertama.
Mbappe mendominasi dalam kemenangan telak Madrid
Real Madrid meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Real Sociedad dalam laga kandang perdana Mourinho sejak kembali ke bangku cadangan Bernabeu. Mbappe membuka rekening golnya di Bernabeu sesaat sebelum jeda, tetapi Luka Sucic dengan cepat menyamakan kedudukan sehingga laga berada dalam posisi seimbang saat turun minum.
Setelah sempat muncul kegelisahan dari publik tuan rumah, Real Madrid merespons dengan tegas pada babak kedua. Superstar Prancis itu mencetak dua gol lagi untuk melengkapi hat-trick-nya, sementara Vinicius Junior juga mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan laga benar-benar di luar jangkauan.
Jude Bellingham memainkan peran penting di ibu kota Spanyol dengan menyumbang dua assist krusial. Kemenangan telak ini memperpanjang start sempurna Mourinho dalam periode keduanya sebagai pelatih, dengan catatan dua kemenangan dari dua pertandingan pertamanya.

Mourinho melontarkan pujian untuk penyerang bintang
Mourinho dengan cepat menyoroti dampak Mbappe dalam konferensi pers usai pertandingan. Juru taktik asal Portugal itu mengungkapkan kekagumannya terhadap mentalitas elite sang pemain Prancis serta jejak bersejarahnya di Piala Dunia.
“Orang ini luar biasa,” kata Mourinho kepada para wartawan setelah pertandingan. “Saya senang dia mencetak sejarah di Piala Dunia karena ada 25 pemain juara dunia, tetapi hanya satu yang abadi dalam sepakbola, yaitu pemain dengan gol terbanyak di Piala Dunia. Dia terlihat lapar untuk mencetak sejarah bersama Real Madrid.”
Sang manajer juga memuji komitmen Mbappe di balik layar, dengan mencatat bahwa penyerang itu mempersingkat liburannya dua hari untuk bergabung kembali dengan skuad. Ia melanjutkan: “Saya sangat senang dengannya, secara teknis jelas tidak ada yang perlu dikatakan, tetapi di dalam kelompok, dia mengambil tanggung jawab, dia kembali dua hari lebih cepat dari liburannya.”
Saat ditanya soal potensi jumlah gol untuk jimat barunya itu, Mourinho tetap pragmatis. “Apakah itu 60, 40, 50? Saya tidak bisa mengatakannya,” tambahnya. “Saya lebih memilih 40 gol tetapi dengan trofi, atau 40 gol dengan banyak kerja keras… Hari ini saya membiarkannya berada di lapangan selama 90 menit, saya pikir dia mungkin bisa mencetak empat gol!”
Membungkam para peragu Bernabeu
Terlepas dari pesta gol yang akhirnya terjadi, babak pertama tidak sepenuhnya berjalan mulus. Pendukung setia Bernabeu sempat meluapkan frustrasi mereka lewat siulan ketika skor masih imbang. Namun, Mourinho menepis segala kekhawatiran dan menegaskan bahwa suporter yang menuntut memang merupakan bagian dari DNA klub.
“Kami tahu seperti apa Bernabeu, para pemain tahu itu, saya juga tahu,” jelas pelatih veteran itu. “Syukurlah mereka memang seperti itu, karena itu adalah konsekuensi dari sejarah. Real Madrid selalu memiliki tim dan pemain hebat, dan para penggemar ingin lebih. Mereka membayar untuk merasakan emosi, kebahagiaan, frustrasi mereka.
“Pada akhirnya kami mendapatkan apa yang kami inginkan, tiga poin, dan para penggemar pulang dengan gambaran tentang apa yang bisa kami lakukan. Mencetak tiga, empat, lima [gol], kami akan sering melakukannya.”
Penampilan dominan pada babak kedua berhasil meredam sisa ketegangan. Penyelesaian akhir Mbappe yang klinis, dipadukan dengan assist tanpa pamrihnya untuk Carlos Espi dalam kemenangan tandang 2-1 sebelumnya atas Espanyol, membuktikan bahwa ia sudah mulai beradaptasi dengan kehidupan di bawah pelatih barunya.

Membangun momentum di La Liga
Dengan enam poin dari kemungkinan enam, tim asuhan Mourinho telah mengirimkan sinyal awal yang kuat dalam perburuan kejayaan domestik. Penampilan meyakinkan melawan Real Sociedad yang sulit ditaklukkan menunjukkan daya gedor serangan mereka yang luar biasa.
Real Madrid kini akan berusaha melanjutkan start sempurna ini saat menghadapi tim promosi Malaga pada hari Minggu. Jika Mbappe mempertahankan performa produktifnya bersama Vinicius Jr dan Bellingham yang sama-sama sedang on fire, pendatang baru di kasta tertinggi itu akan menghadapi tugas yang benar-benar berat untuk membendung lini depan Madrid yang menakutkan.










