Ibukota Indonesia – Direktur Persija Ibukota Indonesia Mohamad Prapanca menjelaskan detail kontrak baru kapten timnya, Rizky Ridho, yang mana baru cuma menambah masa berlaku kontrak sampai 2028 dari sebelumnya sampai 2026.
Dalam kontrak barunya ini, Persija menyertakan klausul masalah skema apabila Ridho mendapatkan tawaran bermain ke klub luar negeri. Apabila Ridho direkrut klub luar negeri sebelum kesepakatan kontrak barunya dengan Persija berakhir (2028), maka setelahnya menyelesaikan kontraknya di dalam klub luar negeri, beliau harus kembali ke Indonesi untuk menyisakan sisa kontraknya sama-sama Macan Kemayoran.
“Bukan kita lepas, kesepakatan itu akan mengganti usia kontraknya. Jadi pada kontrak itu kita bersepakat apabila nanti ke pada perjalanan Rizky Ridho memutuskan untuk bermain ke klub lain pada jangka waktu tertentu itu yang menggantikan kontrak yang mana sekarang berjalan, jadi kalau kontraknya telah selesai, beliau kembali ke kita,” ungkap Prapanca pada Kantor Persija, DKI Jakarta Selatan, Jumat, setelahnya beliau hadir di penandatangan MoU Persija dengan Terengganu FC.
Dalam kontrak barunya ini, Prapanca juga menjelaskan bahwa Ridho, yang mempunyai 47 caps untuk timnas senior Indonesia, tidaklah akan pindah ke klub lokal ke Tanah Air selama masih terikat kontrak dengan Persija.
“(Pindahnya ke) Klub luar negeri. Dalam perjanjiannya, beliau gak akan pindah ke klub lokal (Indonesia) selama kontraknya (berlaku),” jelas Prapanca.
Saat ditanya apakah klausul perpindahan ke luar negeri ini belaka berlaku apabila Ridho hanya sekali pindah ke klub Eropa, Prapanca mengatakan, “Itu yang digunakan nanti akan disepakati oleh Persija lalu Rizky Ridho”.
Ridho didatangkan Persija dari Persebaya Surabaya pada April 2023 serta sejak itu ia sudah pernah tampil 72 kali untuk tim kebanggaan The Jakmania tersebut. Dari total penampilannya ini, ia telah mengemas tiga gol lalu dua assist.
Lebih lanjut, Prapanca mengutarakan alasan Ridho mau melanjutkan kerja samanya dengan Persija sebab bek sedang 24 tahun itu menemukan kenyamanan, dengan Ridho juga ingin menghadirkan Persija kembali juara pasca terakhir kali pada musim 2018.
“Menurut saya ia merasa berubah menjadi bagian keluarga Persija juga ia cukup santai dengan apa yang dimaksud kita kerjakan sampai hari ini lalu tentunya keterbukaan Persija untuk pengembangan Rizky Ridho sendiri ke depan,” jelas Prapanca.
“Saya yakin juga Rizky Ridho dengan secara sadar juga tanpa paksaan pihak mana pun ia memilih tetap dengan Persija,” tambah dia.















