Bradley Barcola bisa menyebut dirinya sebagai pemain Liverpool dalam beberapa hari ke depan. Klub raksasa Inggris itu bersedia melakukan pembayaran tambahan yang mencolok dalam negosiasi untuk winger Paris Saint-Germain tersebut. Menurut jurnalis Ben Jacobs, Liverpool menanggung biaya sebesar lima juta euro yang normalnya dibayarkan oleh klub penjual.
Dalam negosiasi transfer tersebut, beberapa petinggi penting The Reds terlibat. Jacobs melaporkan bahwa Mike Gordon (presiden pemilik Liverpool, Fenway Sports Group), Billy Hogan (CEO Liverpool), dan Richard Hughes (direktur teknik) semuanya memainkan peran dalam pembicaraan mengenai penyerang Paris Saint-Germain itu.
Gordon disebut sudah mencapai kesepakatan pada Kamis malam dengan Nasser Al-Khelaifi, ketua Paris Saint-Germain, mengenai pembayaran tambahan tersebut. Menurut Jacobs, selain biaya transfer, Liverpool juga akan membayar lima juta euro kepada mantan klub Barcola, Olympique Lyon.
Pembayaran itu berkaitan dengan apa yang disebut sebagai kontribusi solidaritas. Dalam mekanisme itu, sebagian dari biaya transfer biasanya dibayarkan kepada klub-klub yang membina seorang pemain antara usia 12 hingga 23 tahun. Dalam kasus Barcola, Lyon adalah klub yang mendapat keuntungan dari hal tersebut.
Yang paling mencolok adalah Liverpool menanggung biaya itu. Menurut Jacobs, kontribusi solidaritas biasanya dibayarkan oleh klub penjual, tetapi Liverpool memutuskan untuk melunasi jumlah tersebut sendiri. Dengan demikian, klub Inggris itu menunjukkan sikap yang sangat fleksibel selama negosiasi.
Barcola menjalani sebagian besar masa pembinaannya di Lyon dan pada akhirnya menembus tim utama di sana. Pada Januari 2024, penyerang Prancis itu pindah ke Paris Saint-Germain, tempat ia terus berkembang menjadi salah satu winger terbaik di Eropa.
Jacobs melaporkan pada Sabtu pagi bahwa Liverpool akan membayar 123 juta euro, yang masih bisa naik menjadi 144 juta melalui bonus. Konfirmasi resmi mengenai kesepakatan itu diperkirakan akan datang dalam beberapa hari ke depan.










