Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Milos Joksic ungkap filosofi yang digunakan ia bawa ke Garudayaksa FC

Milos Joksic ungkap filosofi yang mana digunakan ia bawa ke Garudayaksa FC

Ibukota – Instruktur anyar Milos Joksic mengungkapkan filosofi yang tersebut akan ia bawa pada menangani pasukan penawaran BRI Super League Garudayaksa FC untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027.

Dilansir dari unggahan instagram resmi klub, Kamis, Joksic menegaskan jikalau salah satu pilar terpenting pada filosofi melatihnya adalah kedisiplinan.

“Pertama, filosofi melatih sangatlah penting bagi saya. Kedisipinan, disiplin dalam setiap bagian lapangan,” ungkap Joksic.

Joksic menjelaskan filosofi yang dimaksud ia dapatkan saat mengambil lisensi UEFA Pro juga mendapatkan ilmu dari salah satu instruktur top Eropa Jurgen Klopp ketika masih menangani Borussia Dortmund.

Selain kedisiplinan, Joksic juga menyebutkan penguasaan bola juga bermetamorfosis menjadi salah satu filosofi yang tersebut ia berikan terhadap anak-anak asuhnya.

“Mereka rutin mengatakan dengan istilah total football pada filosofi ini. Saya ingin pasukan saya mempunyai penguasaan bola. Saya ingin kelompok saya mencetak banyak gol. Namun, saya juga ingin pasukan saya memiliki banyak clean sheets,” jelas Joksic.

“Ini berarti setiap bagian pada lapangan, tim saya harus bereaksi, di dalam setiap bagian lapangan, regu saya harus bermain baik dan juga bersama-sama. Hal ini tentang semangat tim. Tingginya level ini pasti menyebabkan kesuksesan,” tambah dia.

Milos Joksic sebelumnya diinformasikan sebagai pembimbing anyar Garudayaksa FC untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027, menggantikan kedudukan yang digunakan ditinggalkan Widodo C. Putro.

Ia sebelumnya merupakan instruktur yang mana sudah ada cukup lama berkarier ke Kejuaraan Thailand sejak tahun 2010 dengan sempat menangani beberapa klub seperti Rajpracha FC, Muangthong United hingga Uthai Thani.

Pada musim 2025/2026, ahli berkebangsaan Serbia yang dimaksud menangani Uthai Thani pada kasta tertinggi Kompetisi Thailand juga melalui total 27 laga dengan rata-rata 1,26 per pertandingan.