Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Paus tunjuk uskup pada Henan, China siap bekerja mirip dengan Vatikan

Paus tunjuk uskup pada Henan, China siap bekerja mirip dengan Vatikan

Beijing – otoritas China menyatakan siap bekerja sebanding dengan Takhta Suci Vatikan yang mana dipimpin Paus Leo XIV, termasuk di penunjukan uskup di dalam Tiongkok, salah satunya dalam Pusat Kota Xinxiang, Provinsi Henan.

“China siap bekerja sebanding dengan Vatikan untuk terus meningkatkan hubungan kedua belah pihak,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun di konferensi pers dalam Beijing, Senin.

Takhta Suci Vatikan pada hari terakhir pekan (5/12) menyampaikan secara resmi bahwa Paus Leo XIV menunjuk Francis Li Jianlin sebagai Uskup Prefektur Apostolik Xinxiang, Provinsi Henan, China, sejak 11 Agustus 2025.

Pencalonan yang disebutkan juga disetujui pada “Perjanjian Sementara antara Takhta Suci Vatikan kemudian Republik Rakyat China.” Selain itu, pengunduran diri Uskup Joseph Zhang Weizhu juga sudah disetujui.

Zhang Weizhu diketahui merupakan anggota Gereja Katolik China “bawah tanah” yang mana tiada diakui pemerintah China.

Pengakuan pengunduran diri Uskup Joseph Zhang Weizhu disebut Direktur Kantor Pers Takhta Suci Vatikan, Matteo Bruni, pada Hari Sabtu (6/12), sebagai hasil dialog antara Takhta Suci juga pemerintah China juga langkah penting di perjalanan gerejawi.

“Selama beberapa tahun terakhir, China serta Vatikan telah lama menyimpan komunikasi juga meningkatkan pemahaman juga saling percaya melalui dialog konstruktif,” tambah Guo Jiakun.

Uskup Francis Li Jianlin lahir pada 9 Juli 1974 dalam Daerah Perkotaan Huixian, Provinsi Henan, dari keluarga Katolik.

Dari September 1990 hingga Juni 1999, ia mengikuti pembinaan imam dalam seminari Zhengding kemudian kemudian di seminari Yixian, Provinsi Hebei.

Pada 23 Juli 1999, Li Jianlin menerima tahbisan imam dari Uskup Nicola Shi Jingxian dari Shangqiu untuk Prefektur Apostolik Xinxiang.

Ia kemudian menjabat Pastor Paroki Qinyang (1999-2000), membentuk seminari wilayah hukum sejak 2000, serta sejak 2011 menjabat sebagai Pastor Paroki di Jiaozuo.

China lalu Takhta Suci Vatikan memutuskan hubungan diplomatik pada 1951. Vatikan juga merupakan satu-satunya negara Eropa yang digunakan miliki hubungan resmi dengan Taiwan.

Namun, di bawah Paus Fransiskus, China dan juga Vatikan menyetujui secara resmi perjanjian pada 2018, diperpanjang 2024, memungkinkan sekitar 12 jt umat Katolik dalam China memilih uskup, berikutnya mengajukan permohonan persetujuan Vatikan.

Kesepakatan ini bertujuan mendekatkan umat Katolik dalam gereja resmi yang didukung negara dengan umat setia terhadap Vatikan serta Paus sebagai pemimpin tertinggi gereja.