Ibukota – Polres Metro Ibukota Utara menyebutkan pelaku berinisial ADG (31) membeli senjata api jenis “airsoft gun” sebesar Rp6,5 jt yang dimaksud digunakan untuk menakut-nakuti orang yang terluka berinisial BD dan juga membinasakan ruko milik korban.
“Dari hasil penyidikan, terdakwa mengakui bahwa menghadapi senjata yang diamankan oleh anggota Polsek Cilincing serupa dengan yang dimaksud terekam pada kamera pengawas (CCTV),” kata Wakasat Reskrim Polres Metro Ibukota Utara AKP Bima Sakti di Jakarta, Senin.
Menurut dia, senjata yang tersebut digunakan oleh pelaku untuk menakut-nakuti pihak keamanan ruko. Karena penderita diduga melakukan kekerasan verbal untuk kekasih pelaku berinisial NZ.
Bima mengatakan, pelaku ADG sudah pernah miliki senjata yang dimaksud sejak Februari 2026 yang dibeli ke kawasan Kuningan dari seseorang yang digunakan mengaku anggota TNI AL.
“Senjata ini dibeli pelaku seharga Rp6,5 juta,” katanya.
Sebelumnya, Satuan Reserse Polres Metro DKI Jakarta Utara menyatakan motif pria berinisial ADG yang dimaksud bersenjata lalu rusak ruko dan juga mobil milik orang yang terdampar di kawasan Sukapura, Cilincing akibat rasa tiada terima melawan dugaan kekerasan verbal yang dimaksud dilaksanakan orang yang terdampar BD terhadap kekasihnya (NZ) pada 9 Maret 2026.
“Pelaku ini tidak ada terima kemudian melakukan aksi pidana tersebut,” kata Bima.
Petugas mengamankan beberapa orang barang bukti berbentuk satu pucuk senjata airsoft gun tipe Glock 19 Cal 6 mm, rekaman kamera pemantau, surat izin senjata yang tersebut tidak ada terdaftar, kartu anggota Parade Shooting Club tidaklah terdaftar, ponsel, satu unit mobil juga barang yang dimaksud dirusak korban.
“Taksiran kerugian individu yang terjebak BD ditaksir sebesar Rp15 juta,” ujarya.
Dia mengungkapkan pada Rabu (17/6) di malam hari pukul 20.30 WIB, pelaku berinisial ADG menuju ke ruko milik individu yang terjebak di Jalan Terusan Kelapa Hibrida, Sukapura, Cilincing, Ibukota Utara.
Pelaku diketahui datang sama-sama wanita berinisial NZ dengan menggunakan mobil Mercedes-Benz SLK 250 hitam.
Setibanya dalam lokasi, ADG di kondisi marah-marah juga melakukan perusakan juga penghancuran di dalam ruko milik korban, mulai dari menginjak-injak kemudian memukul neon box hingga hancur, menendang tembok gipsum hingga bolong, melempar kursi, juga membanting botol hand sanitiz.
Perbuatan pelaku itu pun terekam kamera pengawas yang digunakan berada di ruko milik BD tersebut, termasuk gestur ADG yang tersebut nampak mencabut senjata dari pinggangnya kemudian memindahkan senjata yang disebutkan dari pinggang sebelah kanan ke bagian belakang badan saat sedang berhadapan dengan personel keamanan ruko.
“Korban dengan segera menghasilkan laporan kepolisian pada Kamis (18/6) dini hari terkait perusakan serta penghancuran barang,” ujar Bima.
Kemudian, pada Kamis waktu malam pukul 19.30 WIB, ADG kembali lagi ke tempat kejadian yang disebutkan dengan keadaan marah-marah serta menendang mobil orang yang terdampar yang sedang terparkir dalam halaman ruko hingga tergores.















