Ibukota – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kawasan Sunda Kelapa menyelidiki pemicu kebakaran yang dimaksud menghanguskan tiga kapal yang mana sedang bersandar di dalam Dermaga Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, DKI Jakarta Utara, Minggu, dengan menanti keadaan kapal cukup aman untuk dilaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami masih pada penyelidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Ery Suroto pada Jakarta, Minggu.
Menurut ia penyelidikan dikerjakan tentu untuk mengetahui apa ada indikasi aktivitas pidana atau bukan di persoalan hukum kebakaran ini.
Ia mengakui pada waktu ini tim Unit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa belum dapat masuk ke di kapal dikarenakan keadaan kapal yang dimaksud masih panas akibat kebakaran.
Jika keadaan kapal mulai dingin maka anggota akan melakukan olah tempat kejadian perkara di tiga kapal tersebut.
Pihaknya sudah ada memohonkan informasi dari beberapa orang saksi yang mana ada dalam sekitar posisi kejadian.
“Untuk sementara kami belum sanggup olah TKP dikarenakan masih panas pasca kebakaran,” kata dia.
Sebelumnya Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran serta Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Utara lalu Kepulauan Seribu menduga kebakaran yang mana menghanguskan tiga kapal yang sedang bersandar di dalam Dermaga Muara Angke, Kecamatan Pluit, Ibukota Utara, pada Hari Minggu pagi dipicu korsleting listrik pada waktu serangkaian perbaikan kapal.
“Informasi dari saksi kebakaran dipicu korsleting listrik ketika perbaikan kapal,” kata Kasiops Gulkarmat Gatot Sulaeman di dalam Jakarta, Minggu.
Menurut penjelasan saksi, dia meninjau kepulan asap dari kapal yang mana sedang melakukan perbaikan atau docking kapal di dalam kedudukan tersebut.
Lalu saksi mencoba memohonkan bantuan warga di dalam sekitar posisi m. Namun api semakin membesar lalu dia memohonkan bantuan dari pemadam kebakaran.















