Ibukota – Presiden Turnamen Spanyol (LALIGA) Javier Tebas mengumumkan musim 2025/2026 sebagai salah satu turnamen paling sukses dengan mencatatkan rekor pendapatan, jumlah agregat penonton, perkembangan hak siar domestik, juga penguatan pembaharuan juga ekspansi global yang meningkat.
Dia menyatakan, berdasarkan laporan resmi pendapatan sepak bola profesional Spanyol yang digunakan sudah dinormalisasi mencapai 5,464 miliar euro atau naik 8,1 persen, dibandingkan musim 2024/2025 yang berjumlah 5,055 miliar euro. Angka yang dimaksud sekaligus berubah menjadi musim kedua berturut-turut dengan pendapatan melampaui 5 miliar euro.
“Kami tiada belaka mencatatkan perkembangan kegiatan ekonomi dan juga komersial, tetapi juga meningkatkan kekuatan tempat sebagai kompetisi global melalui inovasi, pemeliharaan hak siar, juga komitmen terhadap sepak bola yang tersebut tambahan inklusif,” kata Tebas pada informasi ditulis yang mana diterima di Jakarta, Kamis.
Dia menjelaskan, pada musim depan atau 2026/2027, liga juga menambah mitra strategis baru, di antaranya Duracell di tingkat global juga Airbnb dan juga Volkswagen dalam pangsa domestik.
Dia menjelaskan, dari sisi jumlah total penonton, Kompetisi Spanyol untuk pertama kalinya menembus 11,6 jt penonton dengan tingkat keterisian stadion mencapai 84,9 persen, alias meningkat dibandingkan musim 2024/2025 yang mana berada pada kisaran 84,5 persen.
Dalam sektor komersial, siklus baru hak siar domestik periode 2027-2032 diproyeksikan memunculkan lebih besar dari 6,135 miliar euro atau meningkat hampir 9 persen berbeda dengan kontrak sebelumnya, senilai 5,628 miliar euro.
Selain itu, nilai hak siar domestik per musim juga diperkirakan mencapai sekitar 990 jt euro.
Tebas mengeklaim, liga juga berhasil menekan pembajakan digital hingga 60 persen, memperluas kerja sebanding dengan perusahaan teknologi global, menguatkan distribusi siaran internasional, dan juga meningkatkan pemanfaatan data kemudian kecerdasan buatan (AI).
Sementara itu, kompetisi terus memperluas dampak sosial melalui inisiatif antidiskriminasi serta LALIGA Genuine yang tersebut musim ini melibatkan 50 klub juga lebih lanjut dari 1.400 pemain.












