Deli Serdang – PSMS Medan memenuhi ambisi merekan mendulang poin penuh tiga bilangan bulat ketika menjamu Persiraja Banda Aceh dengan skor satu-nol pada laga lanjutan Pegadaian Championship 2025 dalam Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Hari Sabtu malam.
Gol PSMS tercipta pada menit ke 14 melalui andil gelandang sayap kiri Rifai Lastori. Pemain nomor punggung 30 itu berhasil mencuri bola dari pemain belakang grup tamu hingga dikonversi bermetamorfosis menjadi gol.
Asisten Pelatih kepala PSMS Medan Welliansyah memberikan apresiasi terhadap semua pemain yang terus berjuang sepanjang laga dengan keras demi memetik kemenangan.
“Ini luar biasa. Kita semata-mata 10 pemain tapi bisa jadi menang tipis lawan Persiraja. Semoga tren kemenangan ini dapat kita pertahankan di dalam laga selanjutnya. Tekanan dari lawan juga sangat luar biasa. Buat Coach Kas juga kami ucapkan terima kasih,” katanya.
Sementara Pembimbing Persiraja, Ahyar Ilyas mengucapkan selamat terhadap PSMS Medan yang digunakan mampu meraih kemenangan, walaupun sebenarnya anak anak asuhnya lebih tinggi mendominasi penguasaan bola sepanjang jalannya laga.
Meski kecewa, Ahyar tetap legowo dengan permainan anak asuhannya yang mana telah berjuang membongkar rapatnya pertahanan tuan rumah.
“Memang sejak awal laga kami telah mendominasi. Hasil ini memang benar menimbulkan kami kecewa. Hal ini pelajaran buat kami kemudian melakukan koreksi menyeluruh,” ungkap Ahyar.
Ia mengatakan, pada 15 menit terakhir anak asuhannya itu mengalami kesulitan menerobos pertahanan lawan.
“PSMS menumpuk dalam 15 menit terakhir. Memang tiada sederhana membongkar pertahanan mereka. Kami telah berjuang tapi belum beruntung,” katanya.
Dengan tambahan tiga poin tersebut, PSMS Medan ketika ini berada pada peringkat kedua klasemen sementara dengan nilai 12 dari 3 kali menang, 3 kali imbang kemudian sekali kalah.















