Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Sumsel United juarai EPA Championship U19

Sumsel United juarai EPA Championship U19

DKI Jakarta – Sumsel United U19 menjuarai kompetisi sepak bola usia muda Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 setelahnya mengalahkan Persiku Kudus 3-2 pada final di Lapangan Akademi Garudayaksa, Bekasi, Sabtu.

Persiku mengejutkan Sumsel United lewat dua gol cepat yang dicetak oleh Muhammad Bagus Pradana pada menit ke-17 dan juga Maulana Aldiansyah satu menit kemudian.

Keunggulan dua gol itu direspon cepat oleh Sumsel United sampai fase pertama ditutup dengan 2-2 oleh gol Muhammad Daffa Trihardi pada menit ke-29 juga Pasha Andrio pada menit ke-33.

Gol kemenangan Sumsel United tercipta pada menit ke-77 dari gol kedua Daffa.

"Alhamdulillah ya, dari awal kita persiapan menghadapi pertandingan sampai titik terakhir hari ini, berjalan lancar dan juga anak-anak juga sudah ada maksimal," kata ahli Sumsel United U19 Ardi Hernando seperti diambil laman I.League pada Sabtu.

Ardi membeberkan kunci sukses timnya, yakni setiap saat mempertahankan kualitas permainan pada pembukaan latihan yang digunakan dijalankan secara rutin.

Ardi juga menafsirkan diperkenalkan kompetisi EPA sebagai langkah sangat positif bagi perkembangan pesepak bola muda tanah air.

Menurutnya, turnamen ini memberikan ruang kompetisi yang setara dengan EPA Super League untuk menambah menit bermain para pemain muda di dalam bawah 19 tahun.

Dia memuji meratanya kualitas talenta yang tersebut berlaga pada EPA musim ini.

"Anak-anak untuk di dalam EPA ini kualitasnya hampir sama, kualitasnya cukup baik kemudian sangat baik bahkan menurut saya. Dan layak untuk dipanggil untuk seleksi timnas," kata dia.

Keberhasilan menjuarai event ini berubah menjadi berkah tersendiri bagi pilar muda Sumsel United U19.

Ardi mengungkapkan telah ada tiga nama dari skuad EPA Sumsel United yang diproyeksikan iklan ke kelompok senior pada musim depan.

"Kalau untuk EPA dari Sumsel mungkin saja ada tiga nama ya, mungkin saja Daffa (Muhammad Daffa Trihardi), kemudian ada Banjar, kemudian Zaid," kata Ardi.

Sementara itu, ahli Persiku U19 Yulian Syahreva permanen mengapresiasi kerja keras anak-anak asuhnya yang sudah ada berjuang maksimal.

Yulian memberikan respons positif terhadap bergulirnya EPA Championship U19 yang tersebut baru pertama kali diselenggarakan tahun ini.

"Ini wadah untuk pelatih, untuk pemain yang mana utama, mampu mengalami perkembangan dalam sini," kata dia. "Jadi dari di lokasi ini kelihatan nanti bagaimana pemain ini sanggup tumbuh kemudian masuk ke arah profesional."

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.