Ibukota – Instruktur PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menyoroti gol pada awal laga yang membuat timnya kalah 0-1 dari tuan rumah Persib Bandung pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Hari Senin (4/5).
Pada pertandingan itu, PSIM kebobolan cepat pada menit kedua melalui gol tandukan Patricio Matricardi yang memanfaatkan umpan tendangan bebas Thom Haye.
“Kami memulai laga ini dengan kebobolan dari set piece. Itu yang menghasilkan pertandingan berubah menjadi berat. Persib pun lebih tinggi menikmati permainan dan mengawaitu kesalahan kami untuk melakukan serangan balik cepat,” kata Van Gastel, disitir dari laman resmi I.League, Selasa.
Hasil buruk yang disebutkan menambah masa berlaku catatan kekalahan PSIM di beberapa laga terakhir, ke mana juara Kejuaraan 2 2024/2025 itu mencatat lima kekalahan dari enam laga terakhir yang tersebut dia jalani.
Tim berjuluk Laskar Mataram yang disebutkan juga melanjutkan rapor buruk mereka yang dimaksud cuma menang sekali di 14 laga terakhir.
Satu-satunya kemenangan PSIM, adalah menghadapi PSBS Biak, kelompok yang dimaksud ketika ini telah dipastikan degradasi ke kasta kedua.
Pemain PSIM Yusaku Yamadera pun menyampaikan skuadnya mesti memperbaiki diri agar mendapatkan hasil positif pada laga berikutnya.
“Banyak hal yang mana tidaklah berjalan dengan baik. Jadi kami diperlukan memperbaiki beberapa hal dan fokus ke laga berikutnya,” kata Yamadera.
Kekalahan yang dimaksud menyebabkan PSIM tidak ada beranjak dari sikap kesebelas klasemen sementara Super League 2025/2025 dengan 39 poin, hasil sembilan kemenangan, 12 imbang, serta 10 kekalahan dari 31 laga.
Mereka mengoleksi poin yang mirip dengan Arema FC ke kedudukan ke-10, namun permanen menghuni tempat ke-11 lantaran kalah head-to-head.
Di tiga laga terakhir, PSIM akan memainkan dua laga domicile beruntun bertarung dengan Malut United pada Mingguan (10/5) dan juga Madura United pada 17 Mei. Dua laga ini akan dijalankan di malam hari hari mulai pukul 19.00 WIB.
Setelah dua laga itu, Ze Valente lalu kawan-kawan akan mengunjungi Malang untuk menghentikan kompetisi musim ini pada waktu berjuang melawan tuan rumah Arema pada 23 Mei.











