Istanbul – Presiden tanah Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengemukakan beliau melakukan pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte juga para pemimpin Uni Eropa guna mengeksplorasi usulan Amerika Serikat untuk mengakhiri pertempuran bertarung dengan Rusia.
Zelenskyy menyatakan Rutte menyampaikan belasungkawa melawan “serangan mengerikan” Rusia ke Ternopil, yang digunakan menurut negeri Ukraina menewaskan 31 orang.
“Rakyat Ukraina, lebih besar dari siapa pun ke dunia, ingin pertempuran ini berakhir, pembunuhan dihentikan, dan juga perdamaian yang mana bermartabat terwujud,” katanya, seraya menambahkan bahwa pihaknya mempertimbangkan bermacam opsi diplomatik, diantaranya usulan perdamaian dari AS.
Dia menegaskan bahwa negara Ukraina menghargai komitmen Amerika Serikat juga Presiden Donald Trump untuk mengakhiri perang.
“Kami bekerja sebanding untuk menegaskan hal itu berubah menjadi rencana sama-sama yang sepenuhnya selaras,” kata Zelenskyy.
Dia menambahkan bahwa regu dari Ukraina, AS, juga Eropa akan bekerja serupa pada beberapa hari mendatang.
Zelenskyy juga melakukan pembicaraan telepon dengan Menteri Perlindungan Lithuania Robertas Kaunas untuk mengkaji permintaan pertahanan, prospek produksi bersama, dan juga prospek untuk “mengakhiri konflik secara adil.”
Dia berterima kasih untuk Lithuania melawan dukungan jangka panjangnya kemudian sebab bergabung di inisiatif PURL, yang memungkinkan tanah Ukraina membeli senjata AS.
Inisiatif Prioritized Ukraine Requirements List (PURL) memungkinkan negara anggota NATO ke Eropa dan juga Kanada mendanai pembelian senjata buatan Amerika untuk Ukraina.
Ukraina sudah meningkatkan upaya diplomatik sejak Amerika Serikat mengusulkan 28 poin rencana perdamaian untuk mengakhiri konflik bersenjata dengan Rusia.















