Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Braga menang 2-1 menghadapi Freiburg dalam seri pertama semifinal Kompetisi Europa

Braga menang 2-1 menghadapi Freiburg di seri pertama semifinal Kompetisi Europa

Ibukota Indonesia – SC Braga secara dramatis menumbangkan SC Freiburg dengan skor 2-1 pada laga babak pertama semifinal Kejuaraan Europa 2025/26 ke Estadio Municipal de Braga pada hari terakhir pekan dini hari WIB.

Kemenangan krusial tuan rumah dipastikan lewat gol telat Mario Dorgeles pada masa tambahan waktu, yang tersebut sekaligus mengubur asa Freiburg untuk menyebabkan pulang hasil imbang.

Kemenangan tipis ini memberikan SC Braga keunggulan agregat yang digunakan berharga jelang lawatan mereka ke markas klub Jerman itu pada laga babak kedua pekan depan, demikian yang dilansir laman resmi UEFA.

Braga mencatatkan awal yang dimaksud sempurna dengan cuma butuh waktu kurang dari 10 menit untuk memecah kebuntuan melalui aksi Demir Ege Tiknaz.

Gol ini bermula dari kesalahan bek Freiburg, Jordy Makengo, yang mana gagal menyapu umpan silang dengan sempurna.

Sundulannya yang lemah berhasil dikontrol oleh Víctor Gomez, yang mana kemudian melegakan umpan tarik untuk diselesaikan oleh Tiknaz ke gawang kiper Noah Atubolu. Hasil berubah menjadi 1-0.

Tim tamu yang mana sempat terkejut akhirnya menemukan kesempatan untuk bangkit. Sebuah miskomunikasi dalam lini pertahanan Braga di dalam area berada dalam lapangan membuka celah bagi Jan-Niklas Beste untuk merangsek ke pada kotak penalti.

Beste kemudian menyodorkan umpan matang yang mana diselesaikan dengan apik oleh Vincenzo Grifo, yang tersebut menyebabkan kedudukan menjadi 1-1.

Jelang turun minum, Braga nyaris kembali menjadi pemimpin setelahnya wasit menunjuk titik putih melalui intervensi Video Assistant Referee (VAR).

Penalti diberikan lantaran Philipp Lienhart dinilai melanggar Gustaf Lagerbielke. Namun, Atubolu tampil sebagai pahlawan Freiburg dengan melompat ke kanan juga menentang eksekusi penalti Rodrigo Zalazar, sehingga skor permanen imbang di dalam paruh pertama.

Babak kedua diawali dengan permainan yang digunakan lebih lanjut berhati-hati dari kedua tim. Prospek berarti baru tercipta saat pemain Freiburg, Maximilian Eggestein, memaksa kiper Braga, Lukas Hornicek melakukan penyelamatan usai menyambut umpan sundulan di tiang jauh.

Seiring berjalannya waktu, skuad asuhan ahli Julian Schuster tampak bermain dalam area pertahanan sendiri guna menyebabkan frustrasi barisan penyerang tuan rumah.

Strategi bertahan yang disebutkan nyaris berhasil andai Dorgeles tidak ada muncul sebagai pembeda. Pada menit kedua masa tambahan waktu (90+2′), Atubolu hanya sekali mampu membantah tembakan keras Vitor Carvalho.

Bola rebound secara langsung disambar oleh Dorgeles untuk melakukan konfirmasi kemenangan tuan rumah. Poin 2-1 berubah menjadi penutup pertandingan ronden pertama.