Washington – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio, Selasa (23/6) menegaskan bahwa Washington akan berhubungan dengan segera dengan pemerintahan Lebanon di mengeksplorasi bermacam isu yang berkaitan dengan negara tersebut.
“Proses itu terpisah,” kata Rubio ketika berada dalam Uni Emirat Arab (UEA) saat ditanya apakah penyelesaian perdamaian Lebanon harus dipisahkan dari kesepakatan antara Amerika Serikat serta Iran.
“Lebanon adalah negara berdaulat. Ketika menyangkut apa yang dimaksud berlangsung di pada Lebanon, kami akan merundingkan kesepakatan secara secara langsung dengan pemerintah Lebanon,” ujarnya.
Rubio juga mengungkapkan bahwa ia telah dilakukan berbicara dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun sesaat sebelum mendarat pada UEA, di sedang berlangsungnya perundingan yang dimaksud difasilitasi Amerika Serikat antara Lebanon dan juga negara Israel di Washington.
“Ada isu Iran yang mana berkaitan dengan Lebanon, yaitu dukungan serta sponsor mereka terhadap Hizbullah. Faktor yang disebutkan akan dibahas sebagai bagian dari percakapan kami dengan pihak Iran,” tambah Rubio.
Ia menegaskan bahwa masa depan Lebanon berada ke tangan rakyatnya juga pemerintah yang mana dipilih secara demokratis. Rubio juga menekankan bahwa Washington hanya saja akan bekerja serupa dengan otoritas yang terpilih secara sah.
Lebanon dan juga negeri Israel ketika ini berada dalam menjalani putaran baru perundingan pada Washington yang digunakan berlangsung pada 23 hingga 25 Juni.














