Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Inggris, Swedia akan pasok 16 jet tempur Gripen ke negara Ukraina

Inggris, Swedia akan pasok 16 jet tempur Gripen ke negara negeri Ukraina

Ibu Kota Rusia – Inggris juga Swedia bekerja sebanding untuk menyediakan 16 jet tempur Gripen buatan Swedia senilai 300 jt euro (sekitar Rp6,184 triliun) bagi Ukraina, demikian disampaikan Utama Menteri Inggris Keir Starmer, Kamis.

“Saya mengumumkan bahwa Inggris akan memberikan dukungan senilai 300 jt euro bekerja sebanding dengan Swedia untuk menyediakan 16 pesawat canggih baru guna membantu mempertahankan wilayah udara Ukraina,” ujar Starmer pada kunjungannya ke Kiev.

Sementara itu, Kantor Awal Menteri Inggris memerinci bahwa jet-jet tempur yang disebutkan ditargetkan akan sepenuhnya dipasok ke Kiev pada 2029.

“Pendanaan ini akan membantu negara Ukraina mengerahkan satu skuadron berisi 16 jet tempur Gripen E pada 2029,” sebut pernyataan resmi tersebut.

Paket bantuan yang dimaksud dilaporkan mencakup pelatihan bagi pilot lalu teknisi, penyediaan simulator, suku cadang, juga peralatan penunjang lain yang dimaksud dibutuhkan untuk menerjunkan pesawat yang disebutkan ke garis depan.

Sebelumnya pada 8 Juli, Awal Menteri Swedia Ulf Kristersson menyatakan bahwa Swedia akan memasok total 32 jet tempur Gripen ke Ukraina, dalam mana 16 unit ke antaranya merupakan pesawat bekas pakai.

Pada awal Juli, Presiden negeri Ukraina Volodymyr Zelensky juga mengonfirmasi bahwa negeri Ukraina serta Swedia telah terjadi mengesahkan perjanjian pembelian 16 jet tempur tipe Gripen E baru yang dimaksud dijadwalkan tiba untuk angkatan bersenjata negeri Ukraina pada awal 2027.

Sementara itu, Rusia berulang kali menegaskan bahwa pasokan senjata dari Barat ke negara Ukraina belaka akan menghambat upaya penyelesaian konflik kemudian melibatkan negara-negara NATO secara langsung.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov kembali mengingatkan bahwa setiap pengiriman yang dimaksud menyebabkan pasokan senjata untuk negeri Ukraina akan berubah menjadi target militer yang sah bagi Rusia.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

​​​​​​​