Ibukota – Pebulu tangkis tunggal putra Negara Indonesia Alwi Farhan menyegel gelar kejuaraan juara Australian Open 2026 usai menumbangkan tunggal China Dong Tian Yao lewat skor identik 21-13, 21-13 pada pertandingan final di dalam Quaycentre, Sydney, Minggu.
“Rasanya sangat-sangat amat senang dan juga bahagia akibat beberapa bulan kemarin saya memang sebenarnya sangat amat terpukul dengan kejadian di dalam Piala Thomas. Tapi alhamdulillah saya terima kasih buat semua yang telah mengkritik, telah memperkuat serta permanen menyokong juga mendoakan,” ujar Alwi disitir dari PBSI.
Alwi memaparkan telah dilakukan membaca permainan Dong dengan belajar berbagai dari reuni tunggal China yang dimaksud kala bersua Anthony Sinisuka Ginting serta Moh. Zaki Ubaidillah.
Lewat pengalaman yang tersebut didapatkan dua rekannya tersebut, Alwi mencoba menganalisa keunggulan kemudian kelemahan Dong.
“Dia punya postur yang tersebut membesar jadi bola atasnya tajam. Di gim pertama saya sanggup pegang kontrol permainan, sempat ketat ke gim kedua awal tapi saya bisa saja balik ke pola gim pertama,” kata Alwi.
Meski mampu mengunci gelar kejuaraan kejuaraan BWF Super 500 untuk kedua kalinya sepanjang karir, Alwi mengaku tak ingin cepat puas dengan pencapaiannya kali ini.
“Karena belakangan ini memang sebenarnya yang kita tahu, kita sedang menghadapi situasi yang amat berat kemudian saya harap bulu tangkis Negara Indonesia sanggup segera membaik,” kata Alwi.















