Ibukota – Petinju putri Anggie Intania Chalik mengawal perjalanan tim nasional tinju Nusantara di dalam Asian Boxing U19 kemudian U23 dengan kemenangan menghadapi petinju Thailand Pemika Payungkasem di Basket Hall, Senayan, Jakarta, Minggu.
Anggie menegaskan kemenangan di laga tiada ronde itu ketika empat juri memberikan nilai 29-28, 30-27, 29-28, 30-27 untuknya, sedangkan satu juri mengunggulkan Pemika dengan skor 28-29.
Turun ke kelas terbang ringan putri (45-48 kg), Anggie segera menunjukkan agresivitas sejak awal pertandingan. Begitu wasit Zahari Kavakleva Mariya selama Bulgaria membuka laga, petinju Negara Indonesia yang dimaksud tiada membuang waktu untuk mengambil inisiatif menyerang.
Pemika yang Juga miliki gaya bertarung agresif tidaklah tinggal diam. Petinju dengan syarat Thailand itu membalas setiap serangan dengan pukulan cepat kemudian pergerakan forward yang digunakan konsisten. Duel pun berlangsung di tempo membesar sejak awal hingga akhir pertandingan.
Intensitas serangan dari kedua petinju memproduksi laga berjalan menarik, sementara Anggie beberapa kali harus mengandalkan kelincahan kaki dan juga kemampuan bertahan untuk mengelakkan tekanan lawannya.
Memasuki ronde kedua, pertarungan semakin sengit. Kedua petinju saling bertukar pukulan di jarak dekat maupun menengah, dengan masing-masing berjuang menguasai ritme pertandingan.
Anggie tampil tambahan tenang di membaca pergerakan lawan kemudian mampu memanfaatkan celah untuk melancarkan serangan balik yang dimaksud efektif. Beberapa pukulan bersih yang dilepaskannya berhasil menggoyahkan keseimbangan Pemika juga berubah jadi nilai tambah ke mata para juri.
Pada ronde penentuan, Anggie permanen mempertahankan konsistensi permainannya. Meski Pemika terus berupaya mengejar ketertinggalan melalui tekanan tanpa henti, Anggie mampu merawat fokus dan juga disiplin di menerapkan strategi.
Setelah pertandingan usai, hasil penilaian juri menetapkan Anggie sebagai pemenang melalui langkah angka.
Kemenangan yang dimaksud berubah jadi awal yang positif bagi perjalanan regu nasional tinju Negara Indonesia sebagai tuan rumah Asian Boxing U19 dan juga U23. Hasil Konstruktif yang digunakan diraih petinju jika DKI Ibukota Indonesia berubah jadi modal berharga untuk menjamu lawan selanjutnya sekaligus menambah kepercayaan diri kontingen Merah Putih pada turnamen tersebut.
Anggie merupakan salah satu dari 19 duta Indonesia yang turun berlaga pada kompetisi bergengsi tersebut. Para atlet putra lalu putri bersaing ke dua kategori yaitu U19 sebanyak-banyaknya 10 atlet serta U23 sembilan atlet.



