Ibukota Indonesia – Chief Executive Officer (CEO) juga Pendiri DBL Indonesi Azrul Ananda mengungkapkan alasan pengiriman skuad DBL Nusantara All-Star 2026 ke Amerika Serikat (AS) pada Juli, lantaran para pemain mempunyai prospek tampil lalu dipantau ahli tim bola basket universitas.
Dia menjelaskan, bulan Juli merupakan waktu yang mana tepat agar atlet pelajar yang dimaksud berangkat mempunyai kesempatan mengikuti National Summer Classic Chicago yang berbagai dihadiri para pencari bakat dari perguruan tinggi.
“Yang penting bukanlah hasil pertandingannya atau turnamen-nya, tetapi anak-anak ini dilihat oleh sebab itu pada Amerika Serikat untuk usia segitu, juara atau tidaklah itu tidak ada penting,” kata Azrul di kegiatan pelepasan 24 atlet pelajar yang mana terdiri melawan tiap-tiap 12 putra juga putri di dalam DBL Academy East Jakarta, Jakarta, Selasa.
Lebih lanjut beliau menjelaskan pada tahun-tahun sebelumnya acara All-Star biasanya dilaksanakan pada Oktober atau November oleh sebab itu cuaca di Chicago tambahan sejuk.
Namun, periode yang dimaksud menyulitkan pencarian lawan uji coba lantaran musim kompetisi sekolah sedang berlangsung sehingga grup sekolah tidaklah diperbolehkan berkompetisi menghadapi tim lain.
Oleh sebab itu, DBL memindahkan rencana ke pertengahan tahun pada waktu musim panas. Pada periode Juni hingga Agustus, aktivitas grup sekolah memang benar berhenti, tetapi berubah-ubah klub masih bergerak mengikuti berbagai turnamen, khususnya dalam Chicago yang tersebut bermetamorfosis menjadi salah satu pusat penyelenggaraan kompetisi basket usia muda.
Dia menyatakan keikutsertaan pada kompetisi di Chicago diharapkan membuka jalan bagi para pemain memperoleh kesempatan melanjutkan lembaga pendidikan melalui beasiswa bola basket dalam Amerika Serikat. Sejumlah alumni DBL telah berhasil berkuliah di sana, sementara beberapa lainnya sempat memperoleh tawaran beasiswa walau belum dapat berangkat.
Azrul menambahkan DBL juga memilih kejuaraan yang dimaksud disertai grup putra serta putri secara bersamaan agar pengelolaan perjalanan lebih tinggi efisien dibandingkan saat kedua tim harus diberangkatkan secara terpisah.
Sementara itu, skuad elite Kopi Good Day DBL Tanah Air All-Star 2026 terdiri berhadapan dengan 24 pemain pelajar terbaik, setiap-tiap 12 putra lalu putri. Mereka terpilih dari banyak partisipan DBL Camp 2026 melalui jalur Top 24 lalu wildcard.
Sebelum bertolak ke Amerika Serikat, seluruh pemain mengikuti pemusatan latihan dalam DBL Academy, Jakarta, pada 19-22 Juni.
Selama latihan, mereka menjalani acara fisik dengan teknologi VALD Performance dan juga melakoni scrimmage game menghadapi regu universitas kemudian Pelatda DKI Jakarta.













