DKI Jakarta – Atlet berkuda Indonesia menghentikan turnamen equestrian internasional AEF/MANTENA Cup DKI Jakarta 2026 FEI CSI1 International Jumping Competition dengan medali emas serta medali perunggu di Equinara Horse Sports, Ibukota Indonesia International Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Minggu.
Setelah meraih perak pada hari pertama, Sabtu, pencapaian pada hari terakhir ini dipersembahkan oleh Brandon Toa yang digunakan mendapatkan emas pada nomor CSI1* Borrowed Horse Competition 115 cm with Jump-Off.
Aisha Maydina Hakim menambah kebanggaan Merah Putih dengan meraih perunggu, sementara medali perak didapatkan rider Thailand Akkara Konglapamnuay.
Ketua Pelaksana AEF/MANTENA Cup DKI Jakarta 2026 sekaligus Presiden Equinara Horse Sports, Adinda Yuanita, mengaku bangga dengan prestasi yang dimaksud diraih Indonesia, apalagi perlombaan ini juga berubah jadi persiapan Merah Putih menuju Asian Games 2026 Prefektur Aichi-Nagoya, Jepang.
“Terlihat bahwa atlet-atlet Indonesia mampu bersaing dengan 12 negara lainnya. Ini adalah tentu berubah menjadi motivasi besar bagi pembinaan atlet ke depan,” kata Adinda pada pernyataan resminya.
Tak hanya sekali itu, pada nomor CS-12 INTime FEI CSIU25-A Jumping Competition 125 cm with Jump-Off didominasi rider Indonesia, dengan Maritza Aliyah Wardana sebagai pemenangnya.
Rangkaian perlombaan juga diramaikan dengan kelas FOLAGO National Elite Silver Tour 135 cm. Pada nomor bergengsi tersebut, Teuku Rifat Renanda Harsya bersatu kudanya Kastilia berhasil mengundurkan diri dari sebagai juara.
Ini adalah untuk pertama kalinya Negara Indonesia dipercaya berubah menjadi tuan rumah kompetisi CSI1 Borrowed Horse Competition di bawah naungan Asian Equestrian Federation (AEF) lalu Fédération Equestre Internationale (FEI).
Sebanyak 13 negara ambil bagian di event bergengsi ini, menjadikannya salah satu borrowed horse competition terbesar yang pernah dijalankan pada Asia.
Menurut Adinda, berubah menjadi tuan rumah turnamen ini bukanlah perkara mudah. Panitia harus memenuhi standar internasional, mulai dari penyediaan kuda, akomodasi, transportasi hingga keselamatan atlet serta ofisial.
“Ini berubah jadi kebanggaan bagi Indonesia. Kami mendapat apresiasi dari Asian Equestrian Federation oleh sebab itu penyelenggaraan CSI1 Borrowed Horse di dalam Ibukota berubah jadi yang tersebut terbesar pada sejarah AEF,” ucap Adinda.
Selain meningkatkan prestasi olahraga, penyelenggaraan AEF/MANTENA Cup juga memberikan dampak positif bagi sektor sport tourism, apalagi ke waktu serta tempat yang dimaksud sejenis juga dijalankan Piala Pemuka DKI DKI Jakarta 2026 – Equinara Pulomas Open 2026.
“Tidak hanya saja sport tourism tapi lapangan usaha kreatif juga mengalami perkembangan akibat kemarin kita juga mengenalkan untuk kontestan dari 12 negara luar mulai dari kuliner hingga kebudayaan Nusantara yang digunakan berubah menjadi sesuatu multiplier effect dari penyelenggaraan pertandingan internasional seperti ini,” ucap Adinda.
Melihat sukses penyelenggaraan tahun ini, Adinda berharap AEF/MANTENA Cup dapat berubah menjadi jadwal tahunan sehingga semakin menguatkan kedudukan Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi berkuda bertaraf internasional.
“Mungkin kita akan melaksanakan pada 2027 lalu 2028 kembali dikarenakan kita memang sebenarnya memerlukan pengalaman kita bukan dapat berlaga belaka di antara kita saja,” ucap dia.
Berikut daftar para juara:
CS-11 Competition No.2 AEF / Mantena Cup 2026 CSI1* Borrowed Horse Competition 115 cm with Jump-Off
1. Brandon Toa (Indonesia)
2. Akkara Konglapamnuay (Thailand)
3. Aisha Maydina Hakim (Indonesia)
4. Xiao Chun Yuen Ammy (Hongkong, China)
5. Arvin Moradibidhendi (Iran)
6. Ramdani Tri Haryanto (Indonesia)
CS-12 INTime FEI CSIU25-A Jumping Competition 125 cm with Jump-Off
1. Maritza Aliyah Wardana (Indonesia)
2. Teuku Muhammad Nur Fahri (Indonesia)
3. Lalu Yuda Pratama Riady Alwi (Indonesia)
4. Rasendriya Hiranya Rajasa (Indonesia)
5. Teuku Rifat Renanda Harsya (Indonesia)
6. Nathanael Gabriel Stevano Menayang (Indonesia)
7. Xaviour Rayvie Robot (Indonesia)
FOLAGO National Elite Silver Tour 135 cm
1. Teuku Rifat Renanda Harsya & Kastilia
2. Yayat Subrata & King Almor
3. Ferry Wahyu Hadiyanto & Cornet Diamante















