Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Challenger Batam jadi turnamen pematangan regu 3×3 Tanah Air

Challenger Batam jadi kejuaraan pematangan regu 3×3 Tanah Air

DKI Jakarta – Keikutsertaan timnas bola basket 3×3 putra Nusantara di FIBA 3×3 Challenger Batam Stop 2026 pada 25-26 Juli, berubah menjadi kompetisi untuk mematangkan skuad menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya pada Jepang, demikian disampaikan Manajer Tim Bastian Arief.

Di Jakarta, Kamis, Bastian menjelaskan kejuaraan yang dimaksud diselenggarakan ke Alun-Alun Engku Putri, Daerah Perkotaan Batam, Kepulauan Riau itu berarti maksimal bagi grup guna mengukur kemampuan dan juga kesiapan menuju multi-event olahraga terbesar se-Asia nanti.

“Semoga pemain semakin solid dan juga menambah jam terbang sehingga permainan timnas kita semakin siap lalu baik,” kata Bastian.

Dia menjelaskan, kelompok yang diperkuat pemain usia U23 pada tahun itu akan menghadapi lawan-lawan tangguh dari negara lain, termasuk pemain ke berhadapan dengan 23 tahun yang dimaksud sudah ada mempunyai pengalaman internasional.

“Setiap laga yang mana dihadapi akan memberikan pembelajaran penting guna mempersiapkan diri tambahan keras untuk menghadapi Asian Games 2026 pada 19 September sampai dengan 4 Oktober,” katanya.

Selain seri Batam, timnas putra juga akan mengikuti FIBA 3×3 Challenger ke Taiwan sebelum terbang ke Jepang. Melalui banyak persiapan itu, para pemain, ofisial, kemudian Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Nusantara (DPP) Perbasi yakin para atlet memberikan kebanggaan untuk Indonesia.

Bastian menambahkan, pasukan sudah pernah berlatih sejak awal Juli 2026. Latihan itu merupakan penyempurnaan dari persiapan-persiapan sebelumnya, termasuk pada Asian Beach Games Sanya pada April 2026, sewaktu Fandi Andika Ramadhania masih menjadi pelatih.

Setelah serangkaian perombakan tim, menurut Bastian, timnas bola basket 3×3 putra dilatih oleh pembimbing kepala Nico Donnda Fitzgerald. Dalam pertemuan latihan, ia dibantu oleh Yoshua Rudolf sebagai asisten pembimbing serta Alfa Hari Kusumanegara sebagai ahli kekuatan juga kebugaran.