Ibukota – Sebanyak tiga atlet panjat tebing putri Negara Indonesia yakni Desak Made Rita, Rajiah Sallsabillah, serta Kadek Adi Asih menembus putaran final atau 32 besar nomor individu putri pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Jumat.
“Benar, ketiganya tembus putaran final di putaran kualifikasi,” kata Asisten Pelatih kepala Timnas Panjat Tebing Disiplin Speed Indonesia Fitriyani yang tersebut dihubungi ANTARA dari Jakarta, Jumat, di dalam sela mendampingi pasukan di dalam lokasi.
Berdasarkan hasil atau results putaran kualifikasi yang diberitahukan International Federation of Sport Climbing (IFSC), Desak berubah menjadi yang dimaksud tercepat di dalam antara rekan senegaranya dengan menempati peringkat kelima. Dia mencatatkan waktu terbaik dari empat kesempatan, yaitu 6,417 detik.
Kemudian peringkat ke bawahnya atau tempat kedelapan, diraih Kadek Asih yang mana membukukan waktu terbaik 6,512 detik.
Fitriyani menambahkan, kedudukan ke-12 berhasil ditempati Rajiah yang digunakan mencetak waktu terbaik 6,592 detik.
Dalam Series Krakow, total partisipan yang mengikuti fase kualifikasi banyaknya 62 atlet dari bermacam belahan dunia.
“Setelah dua nomor individu baik putra maupun putri, sekarang ini sedang berlangsung kualifikasi untuk nomor relay putra kemudian putri dan juga relay campuran,” ujar dia.
Berdasarkan jadwal IFSC, putaran final atau 32 besar dilaksanakan pada Hari Sabtu (4/7) WIB.
Untuk mengikuti World Climbing Series Krakow 2026 ke Polandia, pada 3-5 Juli, timnas panjat tebing Nusantara mengakibatkan tujuh atlet untuk berlaga di seri itu. Mereka terdiri berhadapan dengan empat atlet putra juga tiga putri.
Selain ketiga atlet putri tersebut, empat putra yang digunakan berlaga yaitu Raharjati Nursamsa, Aditya Tri Syahria, Veddriq Leonardo, serta Antasyafi Robby Al Hilmi.
Keempatnya juga berhasil menembus putaran final atau 32 besar.
Selain nomor individu putra kemudian putri, ketujuh atlet yang dimaksud juga akan mengikuti nomor relay putra, relay putri, kemudian relay campuran.
Semua atlet akan mengikuti semua nomor speed yang dipertandingkan, yakni individu putra, individu putri, relay putra, relay putri, kemudian relay campuran.
Sementara itu, di seri yang dimaksud pengurus menggunakan format baru pada nomor individu putra lalu putri.
Peserta yang dimaksud lolos dari kualifikasi sebanyak-banyaknya 32 penduduk atau berbeda dari sebelumnya yang mana semata-mata 16 orang. Kemudian setiap individu mendapatkan empat kali kesempatan untuk meraih catatan waktu terbaik, dengan menjajal jalur (lane) A, B, C, lalu D.













