Ibukota – Tim Tanah Air membuka kiprah pada Kejuaraan Asia Junior 2026 dengan kemenangan meyakinkan melawan Korea Selatan 2-0 pada laga Grup D yang dimaksud berlangsung di Yatsushiro City General Gymnasium, Jepang, Jumat.
Garuda Muda tampil dominan sejak set pertama untuk menang 55-24, sebelum kembali mengamankan set kedua dengan skor 55-41. Hasil yang dimaksud berubah menjadi modal penting bagi Tanah Air untuk menyimpan potensi lolos ke perempat final.
“Pertama, kami bersyukur bahwa anak-anak bisa saja bermain dengan baik. Saya kira kemenangan ini sangat penting untuk menjadi modal secara psikis tentunya. Karena selalu bukan mudah, partai pertama, apalagi menghadapi Korea,” kata Manajer Tim Indonesi Eskar Denatara pada keterang resmi PBSI selepas pertandingan.
Pada set pertama, Indonesia dengan segera mengendalikan permainan sejak partai pembuka. Pasangan ganda putri Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri menyebabkan Indonesi unggul 11-5 melawan Kim Han Bi/Yeo Seo Young.
Keunggulan yang disebutkan kemudian diperbesar Mayla Cahya Afilian Pratiwi yang mana tampil solid untuk menghadirkan Negara Indonesia menjadi pemimpin 22-6 menghadapi Kim Bo Hye. Fardhan Rainanda Joe mempertahankan peluang dengan menambah keunggulan berubah menjadi 33-12 menghadapi Jeon Woo Ju.
Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani setelah itu mengakibatkan Indonesi unggul 44-21 di sektor ganda campuran, sebelum Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono melakukan penutupan set pertama dengan kemenangan 55-24.
Indonesia sempat mendapat tekanan pada awal set kedua pasca Halifia/Aurelia tertinggal 8-11 dari Kim Han Bi/Yeo Seo Young. Namun, Mayla mampu memulihkan keunggulan Indonesia berubah menjadi 22-17 pada waktu menghadapi Kwon Min Gyo.
“Di set satu, saya awal masuk lebih lanjut meningkatkan fokusnya main nothing to lose. Sudah masuk ke lapangan tambahan fokus kemudian alhamdulillah mampu main enjoy. Di set dua, saya bertemu dengan lawan berbeda tapi saya lebih lanjut fokus menerapkan cara permainan yang tersebut kurang lebih besar sama,” ujar Mayla.
Setelah itu, Fardhan kembali memperbesar keunggulan Tanah Air berubah menjadi 33-21 melawan Jeong Da Hwan. Moses Andar Simanjuntak/Atresia Naufa Candani melanjutkan dominasi Nusantara melalui kemenangan berhadapan dengan Lee Min Jae/Yeo Seo Young untuk mengubah skor berubah menjadi 44-30.
Joseph Marcellino Kyta/Anju Siahaan kemudian menegaskan kemenangan Negara Indonesia pasca menghentikan set kedua dengan skor 55-41 melawan Lee Min Jae/Park Jung Bin.
Atresia menyatakan kunci kemenangan Negara Indonesia adalah keberanian merawat fokus walaupun harus beradaptasi dengan pembaharuan pasangan serta pola permainan lawan.
“Mungkin tadi lebih lanjut dari ke fokus, berani serta mencoba konsisten belaka dari sayanya. Dan lebih banyak yakin walau set satu juga set dua berbeda pasangan. Mereka juga kan ganti pemain putranya jadi pola-polanya berubah tapi bersyukur bisa jadi mengatasinya,” ucap Atresia.
Eskar menyampaikan para pemain Negara Indonesia mampu mengatasi tekanan pertandingan pertama. Menurut dia, beberapa pemain sempat terlihat canggung pada awal laga, tetapi dapat segera mengundurkan diri dari dari situasi tersebut.
“Dan kalau kita lihat tadi secara overall, anak-anak mampu mengeluarkan semua performa terbaik. Beberapa masih ada yang tersebut canggung dalam awal tetapi kemudian pada waktu pertandingan telah berjalan, mereka itu mampu mengatasi kecanggungan itu,” tutur Eskar.
Indonesia selanjutnya akan menghadapi Makau pada pertandingan kedua fase grup, Hari Sabtu (27/6). Eskar mengingatkan para pemain untuk permanen mempertahankan konsentrasi sebab format pertandingan dengan gim pendek menyebabkan setiap poin berubah menjadi krusial.
“Saya setiap saat katakan bahwa gim 11 itu kan, anything can happen. Menghadapi Macau China, ke menghadapi kertas kemungkinan besar sedikit tambahan unggul tetapi pelajaran dari berjalan hari ini, bahwa anak-anak diperlukan masih fokus konsentrasi, tiada boleh mengendurkan tekanan ketika unggul, demikian pula misal tertinggal tetap tenang, fokus poin demi poin,” kata Eskar.
Hasil pertandingan Indonesia vs Korsel
Set 1: Indonesi menang 55-24
WD: Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri vs Kim Han Bi/Yeo Seo Young 11-5
WS: Mayla Cahya Afilian Pratiwi vs Kim Bo Hye 22-6
MS: Fardhan Rainanda Joe vs Jeon Woo Ju 33-12
XD: Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani vs Kim Tae Hyun/Yeo Seo Young 44-21
MD: Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono vs Lee Min Jae/Park Jung Bin 55-24
Set 2: Negara Indonesia menang 55-41
WD: Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri vs Kim Han Bi/Yeo Seo Young 8-11
WS: Mayla Cahya Afilian Pratiwi vs Kwon Min Gyo 22-17
MS: Fardhan Rainanda Joe vs Jeong Da Hwan 33-21
XD: Moses Andar Simanjuntak/Atresia Naufa Candani vs Lee Min Jae/Yeo Seo Young 44-30
MD: Joseph Marcellino Kyta/Anju Siahaan vs Lee Min Jae/Park Jung Bin 55-41















