Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Iran kecam serangan AS, tuduh Washington langgar kesepakatan damai

Iran kecam serangan AS, tuduh Washington langgar kesepakatan damai

Istanbul – Iran pada Hari Sabtu mengecam serangan Amerika Serikat terhadap beberapa jumlah tempat kejadian dalam sepanjang pesisir selatannya kemudian menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan juga pakta yang digunakan baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan serangan yang disebutkan berusaha mencapai infrastruktur pengawasan dalam wilayah pesisir. Teheran juga menegaskan kembali haknya untuk membela diri, seraya menyatakan bahwa angkatan bersenjatanya telah terjadi melancarkan serangan balasan terhadap sasaran yang mana terkait dengan Amerika Serikat.

Kementerian yang disebutkan juga mendesak negara-negara di kawasan Teluk untuk mengurangi pihak-pihak agresor menggunakan wilayah lalu sarana mereka itu untuk melakukan tindakan agresi terhadap Iran.

Selain itu, Iran menyerukan terhadap PBB dan juga lembaga-lembaga internasional agar tidaklah bersikap acuh tak acuh terhadap pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.

Amerika Serikat pada Hari Jumat di malam hari menyatakan bahwa pasukannya telah terjadi menyerang kedudukan penyimpanan rudal, drone, serta radar milik Iran setelahnya menuduh Teheran berada pada balik serangan terhadap sebuah kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Sebagai tanggapan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa angkatan lautnya sudah pernah menyerang beberapa jumlah tempat militer Amerika Serikat di dalam kawasan kemudian menyampaikan peringatan akan memberikan respons yang dimaksud lebih banyak keras apabila eskalasi terus berlanjut.

Sebelumnya pada bulan ini, Teheran lalu Washington mencapai nota kesepahaman 14 poin yang digunakan dimediasi Pakistan, dan juga mulai berlaku pada 18 Juni setelahnya ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan juga Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kesepakatan itu mencakup penghentian permusuhan dalam bervariasi front, satu di antaranya di Lebanon, pengaktifan kembali Selat Hormuz, juga pencabutan blokade laut Amerika Serikat terhadap Iran.

Kedua negara juga setuju melanjutkan perundingan selama 60 hari guna mencapai kesepakatan yang tersebut lebih tinggi komprehensif serta berjangka panjang.

Sumber: Anadolu