Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Menteri PU: Bendungan Bulango Ulu mendukung swasembada pangan nasional

Menteri PU: Bendungan Bulango Ulu menyokong swasembada pangan nasional

DKI Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan proyek Bendungan Bulango Ulu dalam Daerah Bone Bolango, Provinsi Gorontalo untuk menggalang swasembada pangan nasional.

Dia mengungkapkan pengerjaan infrastruktur pengelolaan air yang disebutkan merupakan bagian dari upaya pemerintah di menjamin ketersediaan air irigasi secara berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian juga meningkatkan kesejahteraan petani dalam Gorontalo.

“Kehadiran infrastruktur ini sangat penting untuk menyokong ketersediaan air irigasi pertanian, melindungi produktivitas lahan, juga menegaskan pasokan pangan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau atau inovasi iklim,” kata Dody dalam Jakarta, Minggu.

Kementerian PU terus mempercepat perkembangan Bendungan Bulango Ulu. Hingga Juni 2026, progres fisik pembangunan bendungan yang mana miliki kapasitas tampung air hingga 93,75 jt meter kubik ini sudah pernah mencapai 94,99 persen.

Bendungan yang dimaksud merupakan Proyek Krusial Nasional (PSN) yang dimaksud diproyeksikan mampu meningkatkan indeks pertanaman (IP) dari 250 berubah jadi 300.

Artinya, petani berisiko melakukan hampir tiga kali masa tanam pada setahun. Produktivitas lahan yang tersebut pada waktu ini berkisar 3–3,5 ton per hektare pun diperkirakan melonjak hingga 7–9 ton per hektare.

Dody mengatakan, air merupakan sumber daya yang mana tiada dapat diciptakan namun hanya saja dapat dikelola secara optimal.

Oleh akibat itu, pengelolaan air yang dimaksud efektif berubah menjadi salah satu variabel penting di menggenjot produktivitas pertanian guna mencapai target swasembada pangan, sebagaimana tercantum di Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Selain menyediakan air baku sebesar 2.200 liter per detik, kata Dody, Bendungan Bulango Ulu akan mengairi lahan pertanian melalui irigasi seluas 4.950 hektare dan juga membantu mengendalikan prospek banjir pada wilayah hingga 43 persen atau seluas 629 hektare.

Tak hanya saja itu, bendungan ini juga akan memunculkan energi bersih melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) berkapasitas 4,96 megawatt lalu peluang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 80 megawatt, dan juga membuka potensi pengembangan sektor pariwisata baru di dalam kawasan bendungan.

Dengan faedah yang dimaksud luas, Bendungan Bulango Ulu diyakini akan berubah jadi salah satu infrastruktur kunci yang tersebut mengupayakan target swasembada pangan sekaligus menggerakkan peningkatan kegiatan ekonomi Gorontalo pada jangka panjang.