Ibukota Indonesia – Timnas panjat tebing disiplin speed Nusantara akan memulai perjuangan pada World Climbing Series Krakow 2026 dalam Polandia, Jumat, dengan beberapa jadwal di nomor pertandingan kualifikasi tunggal putra, putri, kemudian relay campuran.
“Siang WIB, kami mulai kualifikasi,” kata Asisten Pembimbing Timnas Panjat Tebing Disiplin Speed Indonesi Fitriyani dalam sela mendampingi kelompok dalam Krakow, pada waktu dihubungi ANTARA dari Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan, berdasarkan hasil technical meeting (TM), kualifikasi dimulai dari tunggal putra. Kemudian, setelahnya semua tuntas, tahapan berlanjut ke tunggal putri.
Pada sore hari atau pukul 17.00 WIB, tahapan untuk latihan relay campuran bagi kontestan dimulai.
Lebih lanjut ia menjelaskan, sejam setelahnya para atlet akan mulai mengikuti sesi kualifikasi pada nomor tersebut.
Berdasarkan jadwal International Fedrleration of Sport Climbing (IFSC) selaku penyelenggara, rangkaian perlombaan berlanjut pada Hari Sabtu (4/7).
Turnamen dilanjutkan dengan putaran final tunggal putra juga putri, yang dimaksud dijadwalkan berlangsung pukul 12.00-13.00 WIB. Upacara pengakuan pemenang akan dilakukan setelahnya seluruh final pada dua kategori yang disebutkan selesai.
Agenda hari kedua itu kemudian berlanjut dengan final relay campuran pada pukul 16.00-17.00 Waktu Indonesia Barat lalu setelahnya kembali dihadiri oleh seremoni penyerahan medali.
Sementara itu, pada hari terakhir atau Akhir Pekan (5/7), berubah menjadi penutup rangkaian pertandingan melalui nomor relay putra juga putri.
Sesi latihan dijadwalkan berlangsung pukul 10.30-12.15, dengan putaran kualifikasi relay putra juga putri dilakukan pukul 12.30-14.15.
Adapun sesi final kedua nomor dimulai 16.30-17.30 kemudian diakhiri dengan upacara penghargaan pemenang.
Sementara itu, untuk menghadapi World Climbing Series Krakow 2026, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Negara Indonesia (PP FPTI) mengirim total tujuh atlet untuk berlaga dengan partisipan dari beraneka belahan dunia. Mereka terbagi berhadapan dengan empat atlet putra kemudian tiga putri.
Keempat atlet putra itu yakni Veddriq Leonardo, Raharjati Nursamsa, Aditya Tri Syahria, dan juga Antasyafi Robby Al Hilmi. Sementara, tiga atlet putri yaitu Desak Made Rita Kusuma Dewi, Raji’ah Sallsabillah, juga Kadek Adi Asih.














