Ibukota Indonesia – Polda Metro Jaya sama-sama Polres Metro Ibukota Indonesia Pusat memberikan pendampingan psikologis dan juga pemeriksaan kebugaran untuk tiga individu yang terjebak dugaan penyekapan yang mana ditemukan di kawasan Ibukota Indonesia Pusat.
”Tujuannya adalah untuk melakukan konfirmasi adik-adik kita ini berada di keadaan yang sehat, baik secara fisik maupun secara psikologis,” kata Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Y pada keterangannya ke Jakarta, Jumat.
Dia mengemukakan langkah yang dimaksud krusial sehingga para individu yang terjebak dapat mengikuti seluruh tahapan tahapan hukum yang dimaksud sedang berjalan dengan baik.
Kegiatan pendampingan kemudian pemeriksaan medis yang dimaksud berlangsung di Kantor LBH, Jalan Kwini Nomor 9, Senen, DKI Jakarta Pusat, Kamis (2/7), dengan melibatkan Tim Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya, Tim Dokkes, Polres Metro DKI Jakarta Pusat, dan juga didampingi tim penasihat hukum korban.
Menurut Ida, kelompok gabungan telah terjadi melakukan asesmen awal terhadap status ketiga korban. Hasil pemeriksaan yang dimaksud nantinya dijadikan sebagai acuan untuk langkah pendampingan berikutnya, sesuai dengan keinginan korban.
Pihaknya juga memverifikasi terus memulai pembangunan koordinasi secara intensif dengan kelompok penyidik juga penasihat hukum selama serangkaian hukum perkara itu bergulir.
“Nanti, tentu kami akan berkoordinasi dengan teman-teman penyidik, apa yang mana dibutuhkan kembali. Semuanya berproses untuk membantu langkah-langkah penyidikan maupun proses-proses lainnya agar perkara ini menjadi lebih tinggi terang,” ujar Ida.
Meskipun ketika ini para individu yang terjebak dinilai kooperatif serta dapat mengikuti rute asesmen awal dengan baik, ia mengungkapkan status psikologis dia masih memerlukan evaluasi juga pemantauan yang tersebut mendalam.
Polda Metro Jaya pun berjanji untuk permanen memfasilitasi serta memberikan layanan kebugaran maupun dukungan psikologis lanjutan selama masa pemulihan korban.
“Yang utama adalah para orang yang terdampar kembali sehat, baik jasmani maupun rohani,” tegas Ida.















