Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Kemlu: Seluruh WNI ke kawasan Timur Tengah di situasi aman

Kemlu: Seluruh WNI ke kawasan Timur Tengah ke situasi aman

DKI Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan bahwa seluruh WNI yang mana berada dalam kawasan Timur Tengah di keadaan aman di sedang meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat juga Iran.

“Seluruh WNI dalam kawasan beberapa jumlah 535.897 pemukim di negara-negara terdampak pada kawasan diantaranya dalam Iran, Lebanon, Kuwait, dan juga Bahrain sampai pada waktu ini dilaporkan pada kondisi aman,” kata Direktur Pelindungan WNI juga BHI Kemlu Heni Hamidah pada taklimat media ke Jakarta, Kamis.

Heni menyatakan bahwa Kemlu terus memantau secara intensif perkembangan situasi ke Timur Tengah menyusul meningkatnya ketegangan antara Negeri Paman Sam dan juga Iran, dan juga situasi keamanan dalam beberapa negara pada kawasan yang digunakan masih berfluktuasi hingga pada waktu ini.

Dia juga menyebutkan bahwa sejak dimulainya konflik AS-Iran pada akhir Februari setelah itu hingga pada waktu ini, Kemlu kemudian Perwakilan RI telah terjadi memfasilitasi 3038 pendatang untuk kembali ke Indonesia.

Kemlu mengimbau agar warga negara Nusantara di kawasan yang disebutkan meningkatkan kewaspadaan lalu memantau informasi dari otoritas setempat juga Perwakilan RI, juga menghubungi Perwakilan RI terdekat apabila berada pada situasi darurat, kata Heni.

Heni menyatakan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi juga meyakinkan kesiapan langkah-langkah pelindungan bagi seluruh WI dalam kawasan, menyebutkan Perwakilan RI juga tetap siaga dengan menerapkan rencana kontingensi yang mana sudah disusun dan juga disesuaikan dengan keadaan lapangan.

AS telah terjadi melancarkan serangan baru di berubah-ubah wilayah dalam Iran sejak pekan lalu, yang kemudian dibalas oleh Iran dengan serangan yang mana berusaha mencapai sarana dan juga pangkalan militer Amerika Serikat dalam beberapa negara di kawasan tersebut.

Pertempuran itu terus berlanjut meskipun keduanya telah terjadi mengesahkan perjanjian kerangka kerja dengan mediasi Pakistan pada Juni, guna mengakhiri peperangan yang mana dimulai sejak Februari kemudian membuka jalan bagi kesepakatan perdamaian langgeng.