Ibukota – Mantan juara bumi dua kali kelas berat (minimum 90,7kg) Anthony Joshua berjanji mengatasi perlawanan Kristian Prenga untuk bertemu Tyson Fury di laga besar yang dimaksud ditunggu-tunggu.
“Semua yang digunakan telah terjadi saya latih akan terwujud ke melawan ring juga apa yang tersebut saya katakan akan saya lakukan,” kata Anthony Joshua di laporan The Ring yang digunakan dipantau pada Jakarta, Kamis.
Petinju Inggris yang tersebut pernah memegang sabuk juara WBA (Super), IBF, WBO, juga IBO itu akan menghadapi Prenga dari Albania pada Hari Sabtu (25/6) ke Jeddah, Arab Saudi, di acara yang mana ditayangkan secara global oleh DAZN.
Joshua baru sekadar menyelesaikan kamp pelatihan keduanya sejak memutuskan untuk mulai berlatih dengan tim Oleksandr Usyk.
Kemenangan knockout (KO) Joshua melawan Jake Paul pada Desember 2025 dianggap sebagai formalitas sebelumnya, tetapi petinju berusia 36 tahun itu jelas telah dilakukan belajar sejumlah selama persiapan, mempercayakan masa depannya untuk Iegor Golub serta regu yang dimaksud menyebabkan Usyk ke puncak kariernya.
Keputusan Joshua untuk bekerja identik dengan mantan juara globus sejati yang mana mengalahkannya dua kali memunculkan pertanyaan ketika diumumkan, tetapi ia telah terjadi menyesuaikan diri dengan rutinitas barunya.
Pertarungan akhir pekan ini bertarung dengan Prenga yang dimaksud miliki rekor 20 kemenangan (20 KO) kemudian satu kekalahan memberi Joshua juga timnya kesempatan berharga lainnya untuk saling mengenal mendekati pertarungan yang digunakan sudah lama ditunggu-tunggu dengan rivalnya dari Inggris, Tyson Fury.
Asalkan Joshua mengalahkan Prenga juga Fury mengalahkan petinju veteran Polandia Mariusz Wach pada Thailand pada hari Jumat, maka persiapan untuk pertarungan yang mana sudah ada lama ditunggu-tunggu antara mereka dapat dimulai.
Meskipun keduanya pada saat ini berusia pertengahan 30-an, minat terhadap pertarungan itu sangat tinggi. Selama beberapa minggu terakhir, ramalan telah lama beredar luas mengenai ke mana juga kapan pertarungan akan berlangsung. London, Los Angeles, kemudian Las Vegas semuanya sudah pernah disebut-sebut sebagai tempat potensial, juga waktu mulai yang diusulkan berkisar dari pukul 9 di malam hari hingga 2 pagi dini hari.
Joshua sangat ingin pertarungan yang dimaksud berlangsung di dalam hadapan para penggemar Inggris. Meskipun iklim Inggris berubah menjadi tantangan apabila pertarungan dikerjakan di luar ruangan pada dini hari ketika musim dingin, namun, keduanya terbiasa tampil dalam hadapan banyak penonton di dalam stadion-stadion Inggris.
“Itu akan luar biasa. Mudah-mudahan saya bisa jadi menyeberangi hari Sabtu. Saya akan berubah menjadi pemenang, bla bla bla, dan juga apa yang digunakan saya yakini akan terjadi,” katanya.
Juara tinju Olimpiade London 2022 yang pada saat ini memiliki rekor profesional 29 kemenangan (26 KO) serta empat kekalahan, mengutarakan pertarungan berjuang melawan Fury akan menakjubkan jikalau diadakan dalam Inggris, di dalam Stadion Wembley.
“Itu seperti mimpi. Wow. Kami sedang berupaya mewujudkannya juga itu dimulai hari Sabtu,” katanya.











