Tanjung Selor, Kaltara – Sambil berolahraga lalu kulineran, penduduk Daerah Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) nonton bareng (nobar) laga Piala Planet 2026 antara Maroko serta Brasil yang mana diselenggarakan oleh TVRI Stasiun Kaltara di kawasan Car Free Day (CFD) Tebu Kayan, Tepian Sungai Kayan Tanjung Selor, Hari Minggu pagi.
Bupati Bulungan, Syarwani yang juga terlibat nobar pertandingan perdana Grup C antara Maroko kemudian Brasil, mengaku senang lalu mengucapkan terima kasih terhadap TVRI Stasiun Kaltara yang telah lama memfasilitasi rakyat Kota Bulungan nobar.
“Saya senang lalu terima kasih terhadap TVRI menyelenggarakan nobar ini. Jadi di samping kita berolahraga, kita juga sekaligus menikmati kuliner pada Tepian Sungai Kayan,” ujarnya.
Syarwani berharap, event olahraga sepakbola empat tahunan ini menjadi bagian serta wadah pemersatu komunitas Daerah Bulungan, khususnya bagi pencinta sepakbola.
Bupati Bulungan juga berterima kasih akibat dengan adanya nobar, kawasan CFD Tebu Kayan semakin sibuk dan juga para pelaku bisnis Usaha Mikro Kecil kemudian Menengah (UMKM) yang dimaksud berjualan kuliner juga sebagainya kecipratan rezeki.
“Dengan adanya nobar ini tentu menjadi bagian yang mana menggerakkan para pelaku bisnis UMKM Wilayah Bulungan. Mudah-mudahan selama piala dunia, setiap hari Hari Minggu permanen dilaksanakan nobar hingga selesai piala dunia,” katanya.

Syarwani dengan Ketua DPRD Bulungan, Riyanto kemudian beberapa pejabat instansi vertikal, baik provinsi serta kabupaten tampak hadir serta nonton hingga pluit panjang ditiup dengan skor imbang 1-1 antara Maroko dan juga Brasil.
“Sebenarnya dalam antara Maroko kemudian Brasil tidak unggulan saya, lantaran memang benar ada satu negara yang dimaksud insya Allah prediksi saya sanggup tampil minimal ke partai final Piala Planet Tahun 2026,” ujarnya.
Dia berharap nanti pada waktu regu unggulannya bermain, TVRI juga menyiarkan segera kemudian nobar lagi.
“Kita tunggu nanti, kita nonton bersama-sama, mudah-mudahan TVRI mampu menyiarkan secara segera juga melalui kegiatan nobar yang dilaksanakan. Kalau saya prediksi Portugal,” katanya.
Salah manusia pelaku bisnis UMKM jajanan lokal ke Kawasan Tebu Kayan mengaku senang dengan adanya nobar piala dunia oleh TVRI, selain dapat sambil menonton, dagangannya juga laris manis.
“Alhamdulillah nobar piala bumi menyebabkan berkah dengan banyaknya dagangan saya yang tersebut laku. Mudah-mudahan Hari Minggu depan ada lagi nobar dalam Tebu Kayan,” ujar Sinta, penjual kue-kue tradisional ke Tebu Kayan.
Sementara itu, Agung, pengunjung yang mana berolahraga sambil kuliner senang ada nobar yang dimaksud diselenggarakan TVRI secara gratis pada Tepian Sungai Kayan.
“Keren ini sebab nobarnya di dalam kawasan Tebu Kayan, jadi bisa saja sambil kulineran lalu olahraga dengan menikmati aktivitas rakyat di dalam Sungai Kayan,” kata warga Tiga Tawai, Tanjung Selor Hilir ini.











