Teheran – Iran mendeteksi peningkatan peluncuran militer Amerika Serikat dalam kawasan yang disebutkan lalu bersiap sesuai dengan itu, kata Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, Awal Minggu (20/7).
Washington Post sebelumnya melaporkan bahwa Amerika Serikat sedang mempersiapkan aksi militer skala besar terhadap Iran kemudian menguatkan diperkenalkan militernya pada kawasan.
“Amerika terus-menerus menyebabkan peralatan militer baru ke kawasan ini juga mengeklaim merek mencoba menghentikan perang… Kami sudah mengerti akan sifat permainan AS, juga kami telah terjadi bersiap sesuai dengan itu,” tulis Ghalibaf dalam X.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengutarakan Teheran pada waktu ini terlibat di “perang skala penuh.”
Pada 18 Juni malam, Teheran serta Washington melakukan penandatanganan memorandum yang dimaksud mengatur pengakhiran konflik yang digunakan dimulai pada 28 Februari. Namun, sejak 8 Juli, pasukan Negeri Paman Sam telah dilakukan melakukan beberapa rangkaian serangan terhadap Iran.
Komando Pusat Amerika Serikat mengeklaim serangan yang dimaksud sebagai tanggapan berhadapan dengan tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang mana melintasi Selat Hormuz. Pasukan bola Iran membalas dengan serangan terhadap pangkalan-pangkalan Negeri Paman Sam di Timur Tengah.
Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump selanjutnya memaparkan bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat serta Iran tidak ada lagi berlaku.



