DKI Jakarta – Kapten Pelita Jaya Ibukota Andakara Prastawa Dhyaksa menegaskan para pemain lokal ke timnya siap menghadapi tantangan dari tiga pemain asing Bogor Hornbills pada laga pertama final IBL 2026 di GMSB, Jakarta, Hari Jumat (19/6).
Dia menyatakan, regu telah dilakukan mematangkan persiapan menghadapi final dengan seri best-of-five, sehingga semua tantangan yang mana kemungkinan ada sudah pernah diantisipasi, di antaranya pergerakan tiga pemain asing lawan yakni Stephaun Branch, Travin Thibodeaux, lalu Kaleb Wesson.
“Kami akan fokus laga per laga, jadi hadapi yang digunakan terdekat dulu tak lama kemudian berikutnya juga tentu kami ingin mendapatkan hasil terbaik pada seri ini,” kata pemain yang tersebut kerap disapa Prastawa itu pada waktu diwawancarai seusai latihan di dalam GMSB, Jakarta, Kamis.
Dia mengakui Hornbills miliki kekuatan yang mana patut diwaspadai, teristimewa dari sektor pemain asing yang mana bermetamorfosis menjadi motor permainan sepanjang musim.
Namun, ia menegaskan Pelita Jaya bukan hanya sekali mengandalkan satu atau dua pemain untuk meredam ancaman tersebut.
Prastawa menjelaskan, kelompok instruktur telah terjadi menyusun berubah-ubah skenario untuk mengantisipasi permainan Hornbills.
Persiapan yang mana dilaksanakan di sepekan terakhir juga difokuskan pada penyesuaian strategi guna menghadapi kemungkinan inovasi pola permainan lawan dibandingkan ketika musim reguler.
Lebih lanjut beliau menjelaskan acara latihan mendekati final tidak ada dijalankan secara berlebihan dikarenakan tim juga harus mempertahankan keadaan fisik para pemain.
Fokus utama Pelita Jaya adalah pemulihan kebugaran, sekaligus mematangkan rencana permainan yang tersebut telah dilakukan disusun oleh jajaran pelatih.

Guard tim nasional bola basket Tanah Air itu memandang kekuatan timnya justru terletak pada kolektivitas tim.
Selain dirinya, beberapa jumlah pemain lokal seperti Vincent Rivaldi Kosasih, Brandon Jawato, Agassi Yeshe Goantara, dan juga Muhammad Arighi dinilai mampu memberikan kontribusi penting baik di mencetak hitungan maupun menjalankan tugas bertahan.
Dia juga optimistis para pemain lokal Pelita Jaya mampu menjalankan peran mereka itu pada waktu harus berhadapan segera dengan pemain asing Hornbills.
Dia menambahkan bermain dalam hadapan pendukung sendiri berubah menjadi keuntungan tersendiri bagi Pelita Jaya. Pendukung suporter PJ Holic juga keluarga para pemain, tambah dia, diharapkan dapat berubah jadi tambahan motivasi bagi regu untuk mengawali final dengan hasil positif.
Meski mengakui tekanan setiap saat hadir di pertandingan final, ia menegaskan seluruh pemain berjuang masih fokus pada persiapan yang dimaksud telah dilakukan dikerjakan serta berupaya menampilkan permainan terbaik ketika laga dimulai.












