Surabaya – Persebaya Surabaya cuma sanggup bermain imbang berhadapan dengan PSIS Semarang dengan skor 2-2 pada laga bertajuk “Persebaya 99 Anniversary Game” dalam Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu.
Gol Persebaya dicetak oleh Alex Martins pada menit ke-35 lalu Yan Mabela menit ke-52. Sedangkan gol PSIS dicetak oleh Lorensius Sabda pada menit ke-74 serta 84.
Babak pertama, Persebaya dengan segera menekan pertahanan PSIS sejak menit awal. Pada menit pertama, Francisco Rivera mengancam gawang PSIS melalui aksi individu, tetapi tembakannya masih melebar pasca sempat ditepis kiper Rizky Darmawan.
PSIS yang tersebut diasuh Widodo Cahyono Putro berjuang mengundurkan diri dari dari tekanan serta beberapa kali merancang serangan. Namun, upaya Abduh Lestaluhu lalu rekan-rekannya mampu dipatahkan lini belakang Persebaya.
Persebaya kembali menciptakan kesempatan pada menit ke-17. Berawal dari umpan silang Arief Catur Pamungkas dari sisi kiri, bola diterima Rivera yang tersebut kemudian melegakan tembakan. Bola lebih besar dulu membentur pemain bertahan PSIS kemudian jatuh ke kaki Pereira, tetapi penyelesaian akhirnya masih melebar pada sisi kanan gawang PSIS.
Bahkan, Dicky Kurniawan nyaris menghadirkan Persebaya unggul pada menit ke-25 pada waktu berhadapan dengan segera dengan kiper PSIS, Rizky Darmawan. Namun, bola yang melaju terlalu deras masih mampu dihalau sang penjaga gawang.
Lima menit berselang, Dicky kembali memperoleh kesempatan melalui skema bola mati. Tendangan bebasnya yang digunakan mengarah ke pojok kiri melawan gawang masih dapat ditepis Rizky Darmawan.
Persebaya kembali mengancam pada menit ke-34. Francisco Rivera yang digunakan berdiri tanpa kawalan melegakan tembakan keras ke arah gawang PSIS, tetapi kembali digagalkan Rizky Darmawan.
Alex Martins akhirnya memecah kebuntuan Persebaya pada menit ke-35. Mengoptimalkan umpan Rivera dari sepakan pojok, Alex menanduk bola yang tersebut gagal diantisipasi Rizky Darmawan sehingga menghadirkan Persebaya unggul 1-0.
Menjelang berakhirnya fase pertama, PSIS memperoleh potensi melalui skema bola mati. Dery Corfe yang maju sebagai eksekutor mengurangi tendangan mengarah ke pojok kiri bawah gawang Persebaya, tetapi masih mampu ditepis Ernando Ari Sutaryadi.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya putaran pertama, skor kekal satu-nol untuk keunggulan Persebaya.
Babak kedua baru berjalan tujuh menit, Persebaya menggandakan keunggulan bermetamorfosis menjadi 2-0. Yan Mabela mencatatkan namanya ke papan skor pada menit ke-52 pasca melintasi pemain bertahan kemudian mengecoh kiper PSIS sebelum menceploskan bola ke gawang.
Persebaya sempat mencetak gol ketiga pada menit ke-55 melalui Ramadhan Sananta. Namun, gol yang dimaksud dianulir oleh sebab itu hakim garis lebih lanjut dulu mengangkat bendera tanda offside.
PSIS berupaya bangkit dan juga memperoleh prospek melalui skema bola mati. Komang Tri yang mana menyambut umpan dengan sundulan gagal memperkecil ketertinggalan akibat bola masih melebar di sisi kanan gawang Persebaya.
Tim tamu akhirnya memperkecil kedudukan pada menit ke-74 melalui Lorensius Sabda. Gol berawal dari kemelut di dalam depan gawang Persebaya yang tersebut pada sesi kedua dijaga Reza Arya, menggantikan Ernando Ari Sutaryadi. Sepakan Lorensius mengubah skor menjadi 2-1.
Persebaya kembali menciptakan kesempatan pada menit ke-79 melalui rekrutan anyarnya, Diogo Ramalho. Pesepakbola dengan syarat Portugal itu mengurangi tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola masih mampu diblok pemain bertahan PSIS tepat di depan gawang.
PSIS akhirnya menyamakan kedudukan bermetamorfosis menjadi 2-2 pada menit ke-84 melalui gol Lorensius Sabda. Ia berhasil lolos dari jebakan offside sebelum melegakan sepakan yang tersebut tak mampu dihentikan kiper Persebaya Reza Arya.
Gol Lorensius Sabda memproduksi kepercayaan diri pasukan meningkat dan juga terlihat mampu menekan Persebaya. Meskipun tertekan, pemain belakang klub kebanggaan Arek-Arek Suroboyo itu, mampu mengimbanginya serta melancarkan serangan balik.
Pada menit ke-88, Risto Mitrevski menciptakan potensi emas lewat skema bola mati, sayang tendangannya masih mampu ditepis juga hanya saja mendapatkan sepakan pojok.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, laga yang dimaksud disaksikan banyaknya 34.013 penoton itu, berakhir dengan skor 2-2.
Susunan pemain:
Persebaya: Ernando Ari Sutaryadi (PG), Jeferson Silva, Arief Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Dicky Kurniawan, Tony Firmansyah, Fransisco Rivera (C), Ricky Pratama, Miguel Pereira, Yuran Fernandes, Alex Martins.
Pelatih: Bernardo Tavares.
PSIS Semarang: Rizky Darmawan (PG), Komang Tri, Agus Nova, Andi Setyo, Fitra Ridwan, Ricky Ariansyah, Abduh Lestaluhu (C), Amirul Mukminin, Jack Brown, Dery Corfe, Ahmad Noviandany.
Pelatih: Widodo Cahyono Putro.















