Ibukota – Persija Ibukota Indonesia tidaklah jadi menurunkan skuad Elite Pro Academy U20 (EPA U20) pada Piala Presiden 2026 pasca merekan memutuskan untuk menurunkan skuad utama.
Hal ini diputuskan oleh pasukan berjuluk Macan Kemayoran itu pasca dia menyesuaikan jadwal pemusatan latihan (Training Camp/TC) di dalam Thailand sekarang ini dijadwalkan dimulai pada 10 Agustus dari jadwal semula keberangkatan pada 27 Juli.
“Keputusan yang dimaksud diambil setelahnya tim ahli dan juga manajemen melakukan evaluasi lalu koordinasi terhadap permintaan persiapan tim. Salah satunya adalah kelengkapan skuad. Persija menafsirkan skuad perlu lebih besar dahulu berkumpul secara lengkap di dalam Jakarta, sebelum menjalani inisiatif TC di Thailand,” tulis pernyataan resmi Persija, Senin.
Penyesuaian jadwal ini juga memberikan kesempatan untuk tim instruktur untuk meninjau perkembangan seluruh pemain secara lebih tinggi menyeluruh, diantaranya mengintegrasikan para pemain baru ke pada skema permainan yang dimaksud sedang dipersiapkan untuk menghadapi musim 2026/2027.
Adapun, dengan mengikuti Piala Presiden menggunakan skuad utama, diharapkan Persija sebagai sarana untuk mengukur perkembangan grup sebelum melanjutkan persiapan menyambut musim baru dengan TC pada Thailand.
Sejauh ini, Persija yang mana diasuh ahli Shin Tae-yong juga telah kedatangan sembilan pemain baru. Mereka adalah Kerim Memija (Bosnia juga Herzegovina), Stjepan Loncar (Bosnia serta Herzegovina), Kyohei Yoshino (Jepang), Kwon Chang-hoon (Korea Selatan), Denis Kolinger (Kroasia), Radovan Pankov (Serbia), Aqil Savik, Victor Dethan, Pratama Arhan.
“Setelah melakukan koordinasi dengan regu pelatih, kami memutuskan untuk melakukan penyesuaian jadwal terkait pemusatan latihan. Sebelum bertolak ke Thailand, kelompok akan terlebih dahulu berkumpul secara lengkap pada Jakarta”, ujar Presiden Persija Mohamad Prapanca.
“Penyesuaian yang disebutkan menyebabkan kita memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam Piala Presiden. Keikutsertaan di dalam Piala Presiden juga akan berubah jadi bagian dari serangkaian persiapan tersebut. Tim instruktur dapat mengawasi perkembangan pemain di situasi pertandingan kompetitif, sebelum nantinya melanjutkan kegiatan pramusim di Thailand pada 10 Agustus,” katanya.
Prapanca menegaskan bahwa penyesuaian rencana tiada mengubah tujuan utama Persija pada memulai pembangunan tim yang digunakan kompetitif dan juga siap menghadapi musim baru.
“Setiap acara disusun untuk melakukan konfirmasi regu berada di keadaan terbaik sewaktu kompetisi dimulai. Kami ingin seluruh tahapan persiapan berjalan efektif, terukur, kemudian sesuai dengan permintaan regu pelatih,” tutur Prapanca.
Piala Presiden tahun ini, yang dimaksud dmulai dari 25 Juli sampai 6 Agustus, disertai oleh delapan pasukan dari empat negara. Dari delapan tim ini, lima ke antaranya adalah klub Indonesia, yaitu Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan juga Arema FC.
Lalu ada perwakilan Singapura Tampines Rovers, klub selama Brunei Darussalam yang dimaksud bermain dalam Turnamen Tanah Melayu yaitu DPMM FC dari Brunei Darussalam, kemudian juara bertahan kejuaraan pramusim ini dari Thailand Port FC.
Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, kemudian Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, berubah jadi venue pertandingan-pertandingan Piala Presiden tahun ini.
Stadion Si Jalak Harupat bermetamorfosis menjadi tuan rumah untuk Grup A yang dimaksud diisi Persib, Arema, DPMM, Tampines Rovers, sementara Stadion Gelora Bung Tomo bermetamorfosis menjadi tuan rumah untuk Persebaya, Persija, PSMS, kemudian Port FC dalam Grup B.















