Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

KOI perketat cabang yang tersebut berangkat mandiri ke Asian Games 2026

KOI perketat cabang yang tersebut yang disebutkan berangkat mandiri ke Asian Games 2026

Ibukota – Komite Olimpiade Tanah Air (KOI) memperketat ketentuan bagi cabang olahraga yang tersebut berangkat secara mandiri untuk bersaing pada Asian Games 2026 ke Jepang.

“Cabang (yang berangkat secara) mandiri nanti akan dikaji lagi akibat kami ingin menjamin siapa pun yang dimaksud berangkat harus mampu maksimal juga aman,” kata Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari untuk awak media di acara Rapat Anggota Luar Biasa KOI 2026 ke Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan pihaknya belum mengantongi daftar cabang-cabang yang mana berangkat ke Asian Games secara mandiri, namun berdasarkan pengalaman sebelumnya, akan berbagai cabang yang mana mengajukan untuk berangkat secara mandiri ke Jepang.

Oktohari mengatakan, cabang-cabang yang dimaksud berangkat secara mandiri akan ditinjau lagi dari beragam aspek seperti kesiapan, khususnya terkait dengan catatan atau potensi prestasi.

“Jadi kita pastikan dulu secara logistik apakah telah terpenuhi, secara akomodasi apakah dapat terlayani, lalu juga memverifikasi dari hasil grup review tentang kajian prestasi mereka,” kata dia.

Menurut dia, tingginya minat cabang olahraga untuk berangkat secara mandiri harus disesuaikan dengan kapasitas akomodasi yang tersebut tersedia di Aichi Nagoya. Fasilitas penginapan bagi kontestan Asian Games terbatas juga tersebar pada beberapa jumlah lokasi.

Oktohari memaparkan tidaklah setiap cabang olahraga diberikan kesempatan berangkat secara mandiri untuk mengantisipasi hal-hal yang tidaklah diinginkan.

“Tidak sanggup tanpa peringatan semuanya main berangkat begitu saja, lantaran di sana nanti akan bukan terkendali. Yang mau mandiri harus dipastikan ke sana ada tempat tidur. Jangan sampai dalam sana jadi rombongan liar,” katanya.

Deputi Sektor Pengembangan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda juga Olahraga Surono menjelaskan bahwa anggaran pemerintah diprioritaskan bagi cabang olahraga prioritas yang berpeluang meraih medali, cabang olahraga yang mengakumulasi poin serta telah terjadi masuk sesi kualifikasi Olimpiade.

“Khusus untuk pengiriman kontingen, kami sudah ada menyiapkan anggaran yang digunakan kami nilai cukup,” katanya.

KOI, Kemenpora, dan juga tim Chief de Mission (CdM) selanjutnya akan mengintegrasikan pengawasan cabang olahraga yang digunakan berangkat secara mandiri dengan sistem data panitia pelaksana Asian Games.

Langkah itu dilaksanakan untuk menjamin keamanan, kenyamanan, kemudian kelancaran seluruh delegasi Indonesia selama berkompetisi pada multi cabang olahraga terbesar ke Asia.