Ibukota Indonesia – Tim bola basket 3×3 putri Rapid Bucharest melanjutkan performa impresif dengan menjuarai Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 3×3 Women’s Series Baku 2026 di Azerbaijan, pasca mengalahkan Austria 17-12 pada sesi final.
Laman FIBA 3×3, Senin, menyatakan prestasi itu bermetamorfosis menjadi penghargaan juara kedua secara beruntun bagi Bucharest pada Women’s Series musim 2026. Tim dengan syarat Rumania itu sepekan berikutnya juga berhasil menjuarai seri Caceres di Spanyol.
Dalam seri Baku, dia menangguhkan pertandingan tanpa menelan satu pun kekalahan sejak fase grup berkat pertahanan disiplin juga permainan kolektif yang digunakan efektif. Saat laga final, Bucharest dengan segera mengambil kendali pertandingan dengan unggul 3-0 sebelum memperlebar jarak berubah menjadi 11-4 pada pertengahan laga.
Austria sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 12-15 menjauhi akhir pertandingan, namun tembakan dua bilangan Ainhoa Gervasini melakukan konfirmasi kemenangan timnya. Marta Miscenko bermetamorfosis menjadi pencetak bilangan terbanyak bagi Bucharest dengan enam poin. Mereka juga memaksa Austria melakukan delapan turnover juga mencatatkan empat assist alias lebih besar sejumlah dibandingkan satu assist milik lawan.
Sebelum mencapai final, Rapid Bucharest memuncaki Grup B setelahnya mengalahkan Singapura dan juga Ceko. Kemudian menyingkirkan Spanyol pada perempat final dan juga mengalahkan Slovenia 19-18, melalui putaran tambahan waktu (overtime) pada semifinal.
Di kubu Austria, pencapaian sebagai finalis berubah jadi hasil terbaik merekan pada Women’s Series musim 2026. Austria melaju ke partai puncak pasca mengalahkan Spanyol, Brasil, Ceko, juga Lithuania.
Pemain Bucharest, Hortense Limouzin, dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) pertandingan pasca menjadi pemimpin statistik nilai pemain, highlights, kemudian double-fives, dan juga menempati peringkat kedua untuk perolehan poin dan juga rebound.
Selanjutnya, rangkaian FIBA 3×3 Women’s Series berlanjut di dalam Pusat Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia, pada 23-24 Juli atau sebelum diselenggarakan FIBA 3×3 Batam Challenger.













