Ibukota – Kepolisian mengumumkan kecelakaan yang digunakan menewaskan pengemudi ojek daring (online) bernama Muhammad Rhasya di dalam kawasan Slipi, DKI Jakarta Barat, Selasa, bermula ketika orang yang terluka berupaya menyalip truk dari sisi kiri.
“Setibanya dalam dekat Bank BCA, truk belok bergeser ke lajur kiri,” kata Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro DKI Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto.
Di pada waktu yang dimaksud bersamaan, orang yang terluka yang mana mengendarai sepeda gowes motor listrik bernomor polisi B-4420-SVF sedang menyalip truk itu dari sisi kiri.
Akibatnya, kecelakaan tak terhindarkan. Sepeda motor orang yang terdampar terserempet truk.
“Terjadi kecelakaan lalu-lintas, berakibat pengendara kendaraan beroda dua motor mengalami luka pada bagian kepala, meninggal globus dalam TKP. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke RSUD Kota Tangerang,” terang Joko.
Adapun, sang sopir, Slamet, menegaskan bahwa truk yang mana dikemudikannya ketika itu pada keadaan kosong tanpa muatan barang. Setelah kejadian, ia menyatakan komitmennya untuk mengikuti seluruh rute hukum yang mana berlaku.
“Iya. Yang penting saya tanggung jawab,” tegasnya.
Insiden yang dimaksud sempat memulai kemacetan panjang pada sekitar lokasi. Puluhan rekan sesama pengemudi ojol pun terlihat menghampiri area kejadian untuk memantau segera keadaan korban.
Petugas baru menolong jenazah orang yang terluka menggunakan unit ambulans sekitar pukul 11.40 WIB. Sementara itu, sepeda gowes motor listrik orang yang terdampar juga truk yang mana terlibat kecelakaan segera dievakuasi kepolisian.
Setelah langkah-langkah pengeluaran jenazah kemudian pemindahan kendaraan selesai dilakukan, arus setelah itu lintas ke Jalan Kemanggisan Utama Raya kembali berangsur normal.













