DKI Jakarta – PT Pupuk Kalimantan Timur memperkuat regenerasi atlet bulu tangkis melalui perlombaan bulu tangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Pupuk Kaltim Open 2026 guna mencetak talenta muda yang digunakan berprestasi hingga dalam tingkat internasional.
“Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 merupakan bagian dari upaya perusahaan menciptakan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, dengan mengupayakan kompetisi yang digunakan sehat, kompetitif, dan juga profesional,” kata Direktur Penguraian Pupuk Kaltim Mohamad Agung pada penjelasan terkonfirmasi ke Jakarta, Rabu.
Menurut Agung, beraneka prestasi yang telah lama diraih Nusantara dalam tingkat globus berubah jadi bukti bangsa ini memiliki tradisi pembinaan atlet bulu tangkis yang mana kuat dari tahun ke tahun. Prestasi itu dapat terus berlanjut jikalau didukung kompetisi berkualitas dan juga berkesinambungan.
“Makanya Pupuk Kaltim berkolaborasi dengan PBSI pada penyelenggaraan Sirnas C, untuk jangka waktu dua tahun. Karena kami percaya, pengembangan kapasitas generasi muda merupakan pembangunan ekonomi terbaik bagi masa depan bangsa,” ujar Agung.
Ia menegaskan perlombaan itu tidak sekadar kompetisi bersaing untuk penghargaan juara maupun poin peringkat nasional tetapi berubah jadi ruang pembelajaran bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, memulai pembangunan mental bertanding, dan juga menanamkan nilai sportivitas lalu disiplin yang akan bermetamorfosis menjadi bekal pada perjalanan karir ke depan.
“Melalui event ini kami berharap lahir bibit-bibit atlet potensial yang digunakan suatu pada waktu mampu mengharumkan nama Tanah Air ke tingkat internasional,” ucap Agung.
Mewakili PBSI Pusat, Sekretaris Umum Pengprov PBSI Kalimantan Timur Risa Fahrizal menyampaikan apresiasi berhadapan dengan konsistensi Pupuk Kaltim menyokong pembinaan bulu tangkis nasional.
Menurutnya, Pupuk Kaltim miliki peran penting pada menghadirkan penyelenggaraan Sirnas C pada Kalimantan Timur. Mengingat kompetisi itu pertama kali terselenggara dalam area yang disebutkan pada tahun 2025. Kini, total seri Sirnas ke Kalimantan Timur telah lama mengalami perkembangan berubah menjadi lima seri pada 2026, yang digunakan terdiri melawan empat seri Sirnas C kemudian satu seri Sirnas B.
“Tahun ini telah ada lima seri Sirnas ke Kalimantan Timur. Cikal bakalnya berawal dari Pupuk Kaltim. Untuk itu, kami berharap Sirnas C ini dapat terus diselenggarakan oleh perusahaan pada tahun-tahun mendatang,” ujar Risa.
Wakil Wali Perkotaan Bontang Agus Haris turut mengapresiasi komitmen Pupuk Kaltim membantu pembinaan atlet bulu tangkis berbakat di dalam Indonesia. Sirnas C itu juga menunjukkan semakin besarnya kepercayaan terhadap Daerah Perkotaan Bontang sebagai tuan rumah kompetisi olahraga bertaraf nasional.
Pemkot setempat memandang olahraga sebagai penanaman modal penyelenggaraan manusia, sejalan dengan visi untuk mewujudkan Pusat Kota Bontang sebagai kota sektor lalu jasa yang maju, sejahtera, juga berkelanjutan menuju sumber daya manusia yang berdaya saing.
“Untuk itu, kami harap dari GOR Pupuk Kaltim ini akan lahir atlet muda untuk mengakibatkan Merah Putih di panggung dunia. Sebab setiap atlet hebat setiap saat memulai perjalanannya dari sebuah kesempatan. Dan hari ini, kesempatan itu dimulai,” kata Agus.
Adapun kejuaraan resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Negara Indonesia (PBSI) itu berlangsung dalam GOR Pupuk Kaltim pada 13–18 Juli 2026.
Ketua Pelaksana Azwar Janur menyebutkan turnamen tahun ini dihadiri oleh 673 atlet perwakilan 89 klub dari 15 provinsi di dalam Indonesia.
Para partisipan berjuang pada kelompok usia dini, anak-anak, pemula, remaja hingga taruna, untuk berkompetisi merebut peringkat juara sekaligus menghimpun poin peringkat nasional sebagai bagian dari kalender resmi Sirkuit Nasional PBSI.















