Tokyo – Lebih dari 130 khalayak mengalami gejala keracunan makanan pada dua insiden terpisah di dalam Negeri Matahari Terbit sedang juga timur di beberapa hari terakhir, demikian media lokal melaporkan.
Dalam satu insiden, banyaknya 74 khalayak mengalami diare, muntah, juga gejala lainnya pasca menyantap hidangan set tradisional Negeri Matahari Terbit ke sebuah hotel dalam Daerah Perkotaan Takayama, Prefektur Gifu, demikian dilaporkan Kyodo News pada Hari Sabtu (18/7).
Sebanyak sembilan pengunjung yang mana terdampak dirawat di rumah sakit. Otoritas kesegaran setempat menetapkan insiden yang disebutkan sebagai perkara keracunan makanan lalu memerintahkan penghentian sementara operasional dapur masakan Jepun di dalam hotel tersebut, kata laporan itu.
Dalam insiden terpisah, sejumlah 64 orang, yang mana terdiri dari 59 anak berusia antara 1 hingga 6 tahun lalu lima staf sebuah taman kanak-kanak pada Hachioji, Tokyo barat, mengalami gejala seperti diare dan juga nyeri perut, menurut laporan TBS Television pada hari terakhir pekan (17/7).
Seorang anak dirawat di rumah sakit. Pusat Aspek Kesehatan Warga Hachioji mengidentifikasi insiden yang dimaksud sebagai keracunan makanan kemudian memerintahkan taman kanak-kanak itu untuk menghentikan operasional selama tiga hari mulai Jumat.











