Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Sukhbaatar Challenger 2026 momen untuk rebut tiket World Tour Lausanne

Sukhbaatar Challenger 2026 momen untuk rebut tiket World Tour Lausanne

DKI Jakarta – FIBA 3×3 Sukhbaatar Challenger 2026, Mongolia, pada 23-24 Juni, berubah menjadi event perebutan tiga tiket bagi 16 tim partisipan guna menuju FIBA 3×3 World Tour Lausanne 2026, ke Swiss, 14-15 Agustus.

Laman FIBA 3×3, Awal Minggu menyatakan kejuaraan Challenger kedelapan musim ini akan menghadirkan tim-tim kuat di antaranya Liman dari Serbia yang mana bermetamorfosis menjadi salah satu favorit utama setelahnya tampil konsentris sepanjang musim.

Mereka diperkuat pemain andalan Stefan Milivojevic, yang mana dikenal sebagai salah satu pencetak hitungan paling berbahaya ke event FIBA 3×3.

Tuan rumah Ulaanbaatar MMC Energy juga diunggulkan untuk melaju jauh. Tim yang dimaksud akan mengandalkan pemain pemegang penghargaan juara Piala Planet FIBA 3×3 yakni Nauris Miezis guna memanfaatkan dukungan umum sendiri dan juga menguatkan kedudukan merekan dalam jajaran elite dunia.

Dari Jepang, Shinagawa CITY EXE hadir sebagai pesaing penting dengan kepemimpinan pemain berpengalaman yaitu Tomoya Ochiai.

Berdasarkan data penyelenggara, persaingan juga dipanaskan oleh Cibona yang mana diperkuat Roko Spaseski, dan juga Christchurch BBNZ yang mana mengandalkan MVP FIBA 3×3 Asia Cup 2026, Te Tuhi Lewis.

Tim lain yang mana turut meramaikan persaingan adalah Barcelona, Fuengirola, Taipei WanBao, dan juga Kaunas VDU.

Sebelum putaran utama (main draw), banyaknya enam pasukan akan bersaing di putaran kualifikasi (qualification draw) yang mana terbagi ke di dua grup yaitu Grup A kemudian B.

Grup A dihuni regu Los Angeles (AS), Terelj (Mongolia), dan juga Sejong (Korea Selatan), sedangkan Grup B diperkuat Kaunas VDU (Lithuania), Kharkhorum (Mongolia), juga Kathmandu (Nepal).

Sementara main draw dibagi ke di empat grup, yaitu A, B, C, lalu D. Grup A dihuni Liman, Sansar M Bank, juga Shinagawa CITY EXE, sedangkan grup B mempertemukan Ulaanbaatar MMC Energy, Cibona, serta Christchurch BBNZ.

Kemudian untuk Grup C terdiri melawan Barcelona, Taipei WanBao, dan juga satu pasukan pemenang di grup A pada fase kualifikasi. Sedangkan grup D berisi Fuengirola, Shinjuku SS, kemudian pemenang dari grup B ketika sesi kualifikasi.

Selain bermetamorfosis menjadi turnamen perebutan tiket ke World Tour Lausanne, kompetisi itu juga membuka rangkaian program FIBA 3×3 di Mongolia, yang mana akan dilanjutkan dengan Women’s Series juga World Tour Ulaanbaatar 2026.