Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Polisi buru pembegal pengemudi ojol hingga tewas ke Tangerang

Polisi buru pembegal pengemudi ojol hingga tewas ke Tangerang

Ibukota – ​Polres Metro Tangerang Perkotaan berada dalam melakukan penyelidikan mendalam untuk memburu pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) atau pembegalan yang mana mengakibatkan individu pengemudi ojek daring (ojol) tewas di dalam Kota Tangerang, Banten.

​Kasi Humas Polres Metro Tangerang Daerah Perkotaan AKP Iwan Heristiawan di keterangannya ke Jakarta, Selasa, mengatakan, insiden yang dimaksud terbentuk di dalam pangkalan (basecamp) ojol Perumahan Vila Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Wilayah Tangerang, pada Hari Minggu (12/7)dini hari sekitar pukul 03.50 WIB.

​”Peristiwa itu merupakan perkara pencurian dengan kekerasan. Korban berinisial ATP yang tersebut merupakan seseorang pengemudi ojek daring meninggal globus di dalam lokasi kejadian,” katanya.

​Iwan menjelaskan, orang yang terluka meninggal globus akibat mengalami luka tusuk ke bagian leher. Selain itu, korban juga kehilangan satu unit sepeda gowes motor Honda PCX kemudian sebuah telepon genggam yang digunakan dibawa kabur oleh pelaku.

Kejadian bermula ketika rekan korban, yang tersebut bertugas sebagai saksi pertama, pergi untuk mengantar penumpang. “Saksi meninggalkan orang yang terdampar yang dimaksud pada waktu itu sedang tertidur ke pangkalan ojol tersebut,” kata Iwan.

​Saat melintas kembali di kedudukan seusai mengantar penumpang, saksi mengawasi sepeda gowes motor milik orang yang terdampar sedang dibawa kabur oleh pendatang bukan dikenal (OTK). Saksi sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku, namun kehilangan jejak di dalam wilayah Kamal, Ibukota Utara.

​”Setelah kehilangan jejak pelaku, rekan penderita mendapat telepon dari orang karyawan toko martabak yang tersebut mengabarkan bahwa kondisi korban telah bersimbah darah,” ucap Iwan.

​Saksi kemudian segera kembali ke tempat kejadian perkara (TKP) yang dimaksud ketika itu sudah ada dipadati oleh warga sekitar juga aparat kepolisian. Jenazah orang yang terdampar selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daerah Tangerang.

​Dalam kesempatan tersebut, Iwan juga meluruskan informasi yang sempat menyebar dalam media sosial yang digunakan menyebutkan bahwa orang yang terluka tewas akibat digorok. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kapolsek Teluknaga, dipastikan bahwa orang yang terluka meninggal dikarenakan luka tusuk.

​Saat ini, personel Satreskrim Polres Metro Tangerang Daerah Perkotaan bersatu Polsek Teluknaga masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang digunakan identitasnya masih diselidiki.

​”Sampai hari ini kasusnya masih pada serangkaian penyelidikan. Perkembangan lebih tinggi lanjut mengenai penanganan perkara ini akan kami laporkan kembali,” kata Iwan.