DKI Jakarta – Kepolisian memburu pelaku yang tersebut diduga melakukan rudapaksa terhadap perempuan disabilitas hingga hamil berinisial DH (25) ke Srengseng Sawah, Jagakarsa, Ibukota Indonesia Selatan.
“Pelakunya kita cari, ya. Jadi yang digunakan bertopi, ya ada dalam situ kita cari,” kata Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi untuk wartawan ke Jakarta, Senin.
Nurma mengutarakan pihaknya telah dilakukan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV). Namun dari pihak RT maupun RW tidaklah mengenali lelaki diduga pelaku rudapaksa tersebut.
Terlebih, penderita merupakan tuna wicara sehingga terbatas memberikan informasi persoalan ciri khas pelaku.
Pada Juli 2026, orang yang terdampar diketahui telah dilakukan melahirkan pribadi bayi. Namun, lantaran bukan mampu merawat bayi tersebut, ayah individu yang terjebak yang mana bekerja sebagai pengemudi ojek daring kemudian menyerahkannya ke Dinas Sosial.
“Saya dapat informasi secara langsung dari bapak korban, bahwa memang benar bayi yang disebutkan sudah ada ditaruh pada atau diserahkan ke Dinas Sosial. Ya, kemarin pasca ia melahirkan,” kata Nurma.
Sebelumnya, menyebar di dalam media sosial Instagram @jagakarsa_update, seseorang disabilitas diduga bermetamorfosis menjadi individu yang terjebak tindakan pidana rudapaksa yang tersebut mengakibatkan dirinya hamil.
Pada 30 Maret 2026, orang yang terluka sempat melapor namun terkendala biaya ketika pemeriksaan visum. Hingga akhirnya 5 April 2026, keluarganya kembali mengajukan laporan.
Pada 2 Juni 2026, korban melahirkan manusia bayi laki-laki di Rumah Sakit Aulia Jagakarsa. Kini, perkara rudapaksa yang disebutkan masih didalami oleh pihak kepolisian.















