Ibukota – Polda Metro Jaya berhasil mengamankan pelaku dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Ibukota Indonesia Selatan, Senin, berinisial MY.
“Kegiatan teror yang tersebut berlangsung untuk pelaku satu warga inisial MY alamat di dalam sekitar lokasi kejadian sekolah telah diamankan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto pada waktu ditemui di dalam Jakarta, Senin.
Namun terkait identitas ataupun motif lengkapnya, Budi menyebutkan masih dijalankan oleh kelompok penyidik.
“Masih pada pendalaman penyidik terkait tujuan juga motif dari yang digunakan bersangkutan,” katanya.
Sebelumnya, kepolisian sudah mengantongi identitas pelaku dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Ibukota Selatan, Senin, yang tersebut mengirimkan instruksi melalui perangkat lunak WhatsApp terhadap guru kemudian staff Tata Usaha (TU).
“Dari identitasnya kita sudah ada kantongi, ya. Jadi kita sudah ada mencari kemudian semuanya telah pasti kita aktivitas lanjuti untuk pelaku, tentunya yang dimaksud diduga pelaku untuk meneror sendiri itu,” kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi terhadap wartawan pada Jakarta, Senin.
Nurma memaparkan di instruksi teror melalui aplikasi mobile perpesanan WhatsApp, dikatakan sang peneror telah lama menyebar bom ke 11 titik pada pada sekolah.
Kemudian, para guru segera menghubungi kepolisian untuk mengamankan sekolah yang digunakan melaksanakan kegiatan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Ya, jadi semua otomatis, ya. Jadi ke di sini dari Inafis, Damkar, camat, lurah, Dinas Aspek Kesehatan kemudian Dinas Pendidikan datang ke SD untuk menegaskan aman untuk anak, kemudian juga warga tua yang ada,” ujar Nurma.
Hingga ketika ini, pihaknya meyakinkan belum menemukan benda mencurigakan dari penyisiran selama dua jam lebih tinggi tersebut.















