Washington – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengupayakan eksekutif Inggris untuk segara memulai produksi minyak ke di dalam kawasan Laut Utara agar dapat mendongkrak perekonomian negara tersebut.
Sebelumnya, Bloomberg melaporkan bahwa Awal Menteri Inggris Andy Burnham berencana untuk menyetujui beberapa jumlah proyek eksploitasi minyak baru di wilayah perairan tersebut.
Burnham terpilih berubah menjadi pemimpin baru Partai Buruh, partai penguasa ke Inggris ketika ini, pada Hari Jumat berikutnya (17/7). Hal yang dimaksud membuka jalannya untuk menjadi pemimpin pemerintahan.
Ia dijadwalkan untuk dilantik berubah jadi perdana menteri baru Inggris pada Mulai Pekan (20/7), menggantikan Keir Starmer yang tersebut mengundurkan diri pada 22 Juni lalu.
“Perdana Menteri baru, Andy Burnham, telah dilakukan menyatakan bahwa ia akan membuka sepenuhnya (akses ke) Minyak Laut Utara yang sangat berharga!” kata Trump melalui wadah media sosialnya, Truth Social.
Ia mengatakan, wilayah yang disebutkan merupakan salah satu sumber minyak berkualitas terbesar pada bumi yang mana masih miliki kapasitas produksi untuk banyak tahun mendatang, memberikan sejumlah ruang untuk menemukan posisi cadangan minyak baru.
Trump mengklaim bahwa langkah yang disebutkan akan menghadirkan inovasi besar bagi perekonomian Inggris.
“Hal ini akan mengubah Inggris, dari sebuah (negara yang dilanda) Bencana Kemiskinan, berubah menjadi salah satu Negara Terkaya daripada negara manapun ke Dunia!” tambahnya.
Trump diketahui telah dilakukan berulang kali menyarankan eksekutif Inggris untuk meningkatkan eksploitasi minyaknya di Laut Utara.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti














