DKI Jakarta – Tunggal putra Negara Indonesia Alwi Farhan menegaskan mampu kembali bangkit setelahnya mengakhiri catatan buruk pertemuannya dengan perwakilan Prancis Alex Lanier pada sesi 16 besar Japan Open 2026.
Alwi menyingkirkan unggulan ketujuh yang disebutkan melalui pertandingan tiga gim dengan skor 9-21, 21-14, 21-16 ke Tokyo, Jepang, Kamis.
“Pastinya saya tak mau mengulang apa yang digunakan sudah ada berubah jadi kesalahan beberapa perjumpaan terakhir. Saya selalu mengundurkan diri dari lapangan dengan kepala tunduk, tapi hari ini saya menjamin apa pun hasilnya saya akan pergi dari lapangan dengan tegak. Tidak ada yang mana saya sesali,” kata Alwi pada keterang resmi PBSI seusai laga.
Alwi mengawali pertandingan dengan kurang meyakinkan. Sejumlah pukulannya mengundurkan diri dari sehingga memproduksi juara Australian Open 2026 yang disebutkan kehilangan kendali permainan serta mendeklarasikan gim pertama terhadap Lanier.
Pemain berusia 21 tahun itu membantah sengaja menggunakan gim pertama untuk membaca pola permainan lawan. Dia mengakui permainannya tiada tumbuh akibat kesalahan yang mana direalisasikan sendiri.
“Membaca permainan beliau dulu di gim pertama? Tidak, tidak begitu. Memang murni permainan saya bukan keluar. Beberapa kali angkatan bola saya pergi dari serta itu menciptakan saya kesal sendiri. Tapi alhamdulillah saya bisa jadi fokus kembali di dalam gim kedua serta ketiga, menata lagi permainan saya, melupakan yang dimaksud berjalan sebelumnya,” ujar Alwi.
Alwi kemudian meningkatkan ketenangan lalu tampil lebih banyak disiplin pada dua gim berikutnya. Perubahan yang disebutkan membuatnya mampu membalikkan keadaan sekaligus memverifikasi langkah ke perempat final kompetisi BWF Super 750 tersebut.
Kemenangan itu terasa penting bagi Alwi lantaran ia telah terjadi mempersiapkan secara khusus pertandingan menghadapi Lanier sejak undian Japan Open diumumkan.
“Memang sejak undian keluar, saya sudah ada mengantisipasi serta mempersiapkan dengan baik perjumpaan itu. Kemenangan yang dimaksud penting akibat dari beberapa pertandingan terakhir saya terus-menerus kalah lalu khalayak mulai meremehkan tapi saya membuktikan saya bisa saja bounce back dengan baik,” kata Alwi.
Kini, rekor Alwi pun memperkecil rekor pertandingan dengan Lanier menjadi 3-4, sekaligus mengakhiri rentetan tiga penghadapan sebelumnya yang digunakan setiap saat kalah.
“Alhamdulillah puji syukur untuk Allah SWT. Saya sanggup berdiri, sanggup menang semua berkat karunia-Nya juga rahmat-Nya,” kata Alwi.














