Ibukota Indonesia – Ganda putra Nusantara Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal mengimbangi tempo cepat pasangan tuan rumah Haruki Kawabe/Kenta Matsukawa pada waktu tersingkir pada fase pertama BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026 dalam Tokyo, Jepang, Rabu.
Raymond/Joaquin kalah melalui pertandingan tiga gim dengan skor 16-21, 23-21, 10-21.
“Pastinya hari ini tak puas, dari gim pertama sampai ketiga tak mengundurkan diri dari sebanding sekali mainnya. Banyak ragu-ragu, mau bertahan bukan solid dengan bola yang kencang, mau mendahului depannya tapi kami kalah cepat dari mereka,” kata Raymond melalui informasi resmi PBSI usai laga.
Pasangan Nusantara kesulitan mengembangkan pola permainan sejak gim pertama dikarenakan terus mendapat tekanan dari pukulan cepat serta bertenaga Kawabe/Matsukawa.
Raymond/Joaquin sempat menemukan kesempatan pada gim kedua. Mereka melalui pertarungan ketat hingga merebut dua poin terakhir untuk memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Namun, peluang yang dimaksud tiada dapat dipertahankan. Raymond/Joaquin kembali kehilangan ritme pada gim ketiga serta tertinggal sangat hingga akhirnya menyerah 10-21.
“Ada hawa pertandingan yang dimaksud terasa kurang dapat hari ini. Terus coba cari kemudian agak lumayan dapat di gim kedua tapi masuk gim ketiga memang benar kami sedang tiada enak mainnya, sudah ada melakukan segala cara tapi harus diakui kami kalah hari ini,” ujar Joaquin.
Joaquin memaparkan mereka itu sebenarnya telah terjadi mengenali karakter permainan pasangan Negeri Matahari Terbit tersebut, tetapi masih kesulitan meredam kecepatan lawan.
“Kami sudah ada tahu gaya main mereka, cepat lalu bertenaga. Ke depan kemungkinan besar salah satu yang digunakan berubah jadi pesaing kami,” kata Joaquin.
Raymond/Joaquin selanjutnya akan membenahi pertahanan sebelum tampil pada China Open 2026 pekan depan, yang diperkirakan miliki karakter laju kok sejenis dengan Japan Open.
“Minggu depan dalam China Open kami harus perbaiki pertahanan, disiapkan lagi, dikuatkan sebab bolanya mungkin saja akan datang mirip-mirip dengan di sini. Lajunya cukup kencang,” ujar Raymond.












