Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Rachel/Febi kehilangan konsistensi di dalam gim penentuan Japan Open

Rachel/Febi kehilangan konsistensi di di gim penentuan Japan Open

Ibukota Indonesia – Ganda putri Indonesi Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum kehilangan konsistensi permainan pada gim penentuan pada waktu tersingkir pada fase pertama Japan Open 2026 dalam Tokyo, Jepang, Rabu.

Rachel/Febi kalah dari unggulan kedua jika China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian melalui pertandingan tiga gim 11-21, 21-19, 14-21.

“Permainan hari ini berbagai kurang puasnya, harusnya bisa jadi lebih besar baik. Banyak kesalahan sendiri, banyak tidak ada tenangnya,” kata Rachel melalui keterangan resmi PBSI usai laga.

Rachel/Febi kesulitan mengembangkan permainan pada gim pertama setelahnya pasangan China tampil lebih banyak agresif dan juga mencoba terus mengambil inisiatif serangan.

Menurut Rachel, pembaharuan pola permainan Jia/Zhang terlambat dia antisipasi sehingga menciptakan delegasi Tanah Air kehilangan gim pembuka dengan selisih cukup jauh.

“Dibanding penghadapan sebelumnya, dia hari ini lebih besar sejumlah memaksa buat menyerang, tak terlalu sejumlah mengangkat bola. Itu yang tersebut terlambat kami sadari dan juga berubah menjadi kesalahan,” ujar Rachel.

Rachel/Febi kemudian mampu menemukan pola permainan pada gim kedua dengan mengempiskan pukulan lob serta mencoba lebih lanjut dahulu menguasai area depan.

Pola yang dimaksud menimbulkan dia dapat menyamakan kedudukan lalu memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

“Sebenarnya tadi kan gim kedua sudah ada dapat cara mainnya, kami mencoba main no lob serta mendahului depannya. Tapi pada gim ketiga kami kurang konsisten dengan pola tersebut,” kata Febi.

Kekalahan itu berubah jadi unsur evaluasi bagi Rachel/Febi sebelum kembali menghadapi Jia/Zhang pada sesi pertama China Open 2026 pekan depan.

“Pekan depan kami bertemu lagi dengan dia pada fase pertama China Open. Harus disiapkan lagi ketenangannya, fokusnya ditingkatkan sejak awal dan juga konsisten dengan penerapan pola yang mana diinginkan,” ujar Febi.