Washington – Amerika Serikat meminta-minta China untuk terlihat di dialog mengenai pengendalian senjata setelahnya melakukan uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua yang digunakan terdaftar, kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Tommy Pigott pada Senin.
“Peningkatan senjata nuklir Beijing yang digunakan cepat serta tidaklah transparan sangat mengkhawatirkan bagi kawasan lalu dunia,” kata Pigott pada sebuah pernyataan.
Pigott menambahkan bahwa Amerika Serikat terus mendesak China untuk melakukan diskusi pengendalian senjata yang tersebut substantif. Selain itu, Beijing juga diminta berikrar di memberikan pemberitahuan rutin terkait setiap peluncuran rudal balistik antarbenua maupun peluncuran wahana antariksa, sejalan dengan komitmen yang tersebut sudah diterapkan oleh seluruh anggota P5 lainnya.
Menurut Pigott, Amerika Serikat terus berikrar pada komitmen pertahanannya terhadap sekutu juga mitra.
Sebelumnya dalam hari yang digunakan sama, China berhasil melakukan uji peluncuran rudal strategis dengan hulu ledak tiruan dari kapal selam, kata Kementerian Keamanan China.
Uji coba rudal yang disebutkan merupakan bagian rutin dari latihan militer tahunan China serta tidak ada ditujukan ke negara atau target tertentu, tambah kementerian tersebut.
Sumber: Sputnik













