Beijing – Wakil Presiden China Han Zheng memaparkan bahwa China akan memanfaatkan Pertemuan Kecerdasan Buatan (AI) Planet dan juga Pertemuan Taraf Tinggi tentang Tata Kelola Teknologi AI Global sebagai kesempatan untuk menguatkan pertukaran dan juga kerja sejenis dengan semua pihak guna memulai pembangunan sistem tata kelola Teknologi AI global berdasarkan konsensus luas.
Han menyampaikan pernyataan yang disebutkan ketika berpidato pada upacara pengaktifan Pertemuan Kedamaian Planet (World Peace Forum/WPF) ke-14 dalam Beijing, Jumat, seraya menyerukan penguatan tata kelola di dalam bidang-bidang baru seperti AI.
China sudah mengajukan Inisiatif Tata Kelola Kecerdasan Buatan Global yang mana mengedepankan pendekatan berpusat pada manusia dan juga pengembangan Teknologi AI demi kebaikan umat manusia, kata Han.
Dunia berada dalam mengalami percepatan perubahan fundamental yang tersebut belum pernah terlihat di satu abad terakhir, dengan meningkatnya ketidakstabilan kemudian gejolak, seringnya konflik geopolitik, juga risiko yang digunakan kian menonjol serta defisit tata kelola, ungkap Han.
Presiden China Xi Jinping telah dilakukan mengemukakan Inisiatif Tata Kelola Global (Global Governance Initiative/GGI) untuk mengupayakan pembentukan sistem tata kelola global yang lebih besar adil juga setara, menyuntikkan stabilitas serta energi positif yang mana sangat dibutuhkan dunia, ujar Han.
Han menambahkan bahwa China setiap saat mengambil langkah-langkah nyata untuk menjunjung besar peran sentral Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di urusan internasional juga secara tegas menjalankan tugas serta misinya sebagai anggota tetap Dewan Ketenteraman PBB.
Dia juga menyatakan kesediaan China untuk bekerja sebanding dengan semua negara di mempertahankan tatanan internasional pascaperang dan juga menegakkan keadilan kemudian kesetaraan internasional.
Sebagai tuan rumah Pertemuan Para Pemimpin Kondisi Keuangan APEC ke-33, China akan bekerja sejenis dengan seluruh mitra untuk memulai pembangunan komunitas Asia-Pasifik, kata Han.
China akan terus memperluas keterbukaan berstandar lebih tinggi juga bekerja sebanding dengan semua negara untuk memacu globalisasi dunia usaha yang tersebut memberikan khasiat luas lalu bersifat inklusif, tutur Han.
Sekitar 400 orang, termasuk mantan pejabat membesar urusan politik luar negeri, utusan diplomatik untuk China, juga kalangan akademisi dari China kemudian luar negeri, hadir di acara yang digunakan diadakan di dalam ibu kota China tersebut.













